SEMARANG, 22 Januari 2026 – Kondisi keamanan di kawasan hiburan malam Pandawa BSB, Semarang, kini tengah menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul adanya laporan aksi penganiayaan dan pencurian yang menimpa seorang pengunjung perempuan pada 7 Januari 2026 lalu.
Berdasarkan keterangan korban, insiden tersebut diduga dilakukan oleh empat orang pelaku yang terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan. Kedua pelaku perempuan disebut berperan langsung dalam merampas dua unit telepon genggam milik korban, yakni satu unit iPhone dan satu unit Android.
Korban sempat mengenali ciri-ciri fisik kedua eksekutor tersebut: satu pelaku mengenakan pakaian merah muda (pink), sementara pelaku lainnya mengenakan hoodie hitam dengan postur tubuh gemuk. Akibat kejadian ini, korban tidak hanya kehilangan perangkat fisik, tetapi juga akses terhadap data pribadinya karena para pelaku berhasil membobol akun iCloud dan email korban.
Selain tindak pidana tersebut, muncul isu mengenai keterlibatan oknum anggota TNI sebagai jasa keamanan eksternal di Pandawa BSB. Hal ini memicu desakan publik agar pihak Pomdan Jateng dan Denpom Semarang segera melakukan investigasi untuk memastikan legalitas pengamanan di tempat hiburan malam tersebut.
Masyarakat dan pengunjung lainnya turut melaporkan bahwa gesekan serta perkelahian antarpengunjung yang berada di bawah pengaruh alkohol sering terjadi di lokasi tersebut. Kondisi ini dinilai sangat meresahkan dan membahayakan keselamatan publik.
Hingga saat ini, meskipun laporan resmi telah dilayangkan ke pihak berwajib pada hari kejadian, korban mengaku belum mendapatkan informasi lanjutan terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. Masyarakat berharap aparat kepolisian Dari Polrestabes Semarang segera menindak tegas para pelaku demi menjaga kondusivitas keamanan di wilayah Semarang.
Penulis : Agung
Editor : Redaksi











