Geram Tak Ada Tindakan dari Aparat, Warga Kertabesuki Brebes Robohkan Warung Penjual Obat Terlarang

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES– Dinilai lamban dan tak ada tindakan tegas dari aparat kepolisian setempat, ratusan warga Desa Kertabesuki, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, akhirnya mengambil tindakan sendiri. Warga menggerebek dan merobohkan sebuah warung yang diduga kuat menjadi tempat transaksi obat-obatan terlarang jenis Tramadol dan Eximer, Sabtu (30/5/2026) malam.

Warung yang kerap disebut warga sebagai “Warung Aceh” tersebut berlokasi di kawasan Jalan Lingkar Utara (Jalingkut), tepatnya di sebelah barat Jembatan Pemali, Desa Kertabesuki.

Menurut keterangan warga setempat, aksi massa ini dipicu oleh rasa geram yang sudah memuncak. Warga berulang kali melihat aktivitas transaksi mencurigakan di warung tersebut yang menyasar kalangan remaja. Namun, meski sudah sering dilaporkan kepada pihak berwajib, aktivitas ilegal itu tetap berjalan tanpa ada tindakan nyata.

“Warung ini sudah dilaporkan beberapa kali, tapi tidak ada tindakan sama sekali dari aparat kepolisian. Karena ketidakbecusan aparat dalam menangani masalah ini, akhirnya warga turun tangan sendiri,” ujar salah seorang warga setempat yang ikut dalam aksi tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan warga bergotong-royong membongkar dan merobohkan bangunan warung hingga rata dengan tanah. Langkah tegas ini diambil warga demi menyelamatkan masa depan lingkungan dan mencegah kerusakan moral generasi muda di wilayah Brebes akibat peredaran obat-obatan keras tanpa izin resmi.

Warga berharap, aksi ini menjadi tamparan keras bagi aparat penegak hukum agar lebih responsif dan berkomitmen dalam memberantas peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Kabupaten Brebes.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian sektor setempat terkait aksi pembongkaran paksa oleh warga tersebut. (Red)

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswi UNTAG Semarang Krista Vebria Wakili Jawa Tengah di Miss Indonesia 2026
Parkiran Rumah Sakit Jadi Sasaran? Aksi DC “Gosok Noken” di RSWN Semarang Terekam Kamera!
Kombes Pol Erlin Tang Jaya Ditunjuk Jadi Kapolrestabes Semarang, Pimpinan Redaksi Trending Jateng Sampaikan Selamat Datang
Ironi Pendidikan di Grobogan! SDN Pojok Kecil Terisolasi di Tengah Hutan, Jalan Rusak, Internet Lumpuh, Guru Minim
VIRAL!! PERMINTAAN UANG DI POLRES PEKALONGAN KABUPATEN MENJADI PERHATIAN PUBLIK, ADA APA SEBENARNYA?
Diduga Cekik Istri, Pemilik Yayasan Al-Barokah Dilaporkan ke Polda Jateng
SP3 Dipertanyakan, Nomor Wartawan Diduga Diblokir Oleh Penyidik Polda Jateng: Mengapa Ruang Konfirmasi Ditutup?
Empati BBWS Hilang Bersama Nyawa Kedua Korban di Proyek Penanggulangan Pengerukan Sedimentasi BKB
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Mahasiswi UNTAG Semarang Krista Vebria Wakili Jawa Tengah di Miss Indonesia 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Parkiran Rumah Sakit Jadi Sasaran? Aksi DC “Gosok Noken” di RSWN Semarang Terekam Kamera!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:10 WIB

Kombes Pol Erlin Tang Jaya Ditunjuk Jadi Kapolrestabes Semarang, Pimpinan Redaksi Trending Jateng Sampaikan Selamat Datang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:55 WIB

Ironi Pendidikan di Grobogan! SDN Pojok Kecil Terisolasi di Tengah Hutan, Jalan Rusak, Internet Lumpuh, Guru Minim

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 02:12 WIB

VIRAL!! PERMINTAAN UANG DI POLRES PEKALONGAN KABUPATEN MENJADI PERHATIAN PUBLIK, ADA APA SEBENARNYA?

Berita Terbaru