Diduga Dipicu Salah Paham, Pengunjung Bar di Semarang Diduga Dikeroyok Oknum Security Hingga Babak Belur

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan oknum petugas keamanan (satpam) di tempat hiburan malam Helens Night Mart Semarang kini memasuki babak baru. Korban, Faisal Apriliansyah (23), secara resmi melaporkan insiden yang dialaminya ke Polrestabes Semarang pada Senin, 6 April 2026.

Laporan tersebut merupakan tindak lanjut dari peristiwa kekerasan yang terjadi pada Minggu dini hari, 5 April 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Faisal, yang merupakan warga Ngaliyan, mengaku menjadi korban pengeroyokan setelah terjadi kesalahpahaman dengan petugas keamanan di lokasi tersebut.

Segera setelah insiden brutal tersebut, pada hari yang sama yakni Minggu (5/4/2026), korban langsung melakukan tindakan medis berupa visum untuk memperkuat bukti kekerasan fisik yang dialaminya. Langkah ini diambil karena korban menderita luka-luka di bagian tubuh akibat dipukul, ditendang, hingga dihantam menggunakan helm oleh para pelaku.

Setelah kejadian itu, korban langsung melakukan visum sebagai bukti hukum. Baru pada hari Senin 6 April 2026, laporan resmi dimasukkan ke Polrestabes Semarang agar perkara ini segera diproses secara hukum.

Dalam kronologi yang disampaikan, korban mengaku diseret keluar dari area bar dengan posisi leher dipiting oleh salah satu oknum petugas. Di luar gedung, situasi semakin memanas karena diduga lebih dari satu orang, termasuk oknum satpam yang melepas rompi tugasnya, ikut melakukan penganiayaan.

Kejadian ini disaksikan langsung oleh dua rekan korban, Zidan dan Moreno, yang juga tercantum sebagai saksi dalam surat pengaduan yang ditujukan kepada Kapolrestabes Semarang Cq. Kasat Reskrim.

Dengan dilayangkannya laporan pada Senin (6/4/2026) tersebut, pihak korban berharap Satreskrim Polrestabes Semarang segera melakukan pemanggilan terhadap oknum-oknum yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Hingga kini, publik menantikan perkembangan penyelidikan, terutama terkait prosedur pengamanan di tempat hiburan malam tersebut yang justru berujung pada aksi kekerasan terhadap pengunjung.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Rental, Mahasiswa di Semarang Gelapkan Puluhan Sepeda Motor, Berakhir Di Amankan Polisi
Geram Tak Ada Tindakan dari Aparat, Warga Kertabesuki Brebes Robohkan Warung Penjual Obat Terlarang
Diduga Melibatkan Pemain Lama, Gudang Penimbunan Solar Subsidi di Kudus Kembali Beroperasi
Diduga Aniaya Anggotanya, Pentolan Hipmi Jateng Berinisial TAT Dilaporkan ke Polda Jateng
Siasat Licik ACC Finance Semarang: Pinjam Kunci dan STNK Berdalih Gesek Fisik, Konsumen Dijebak Tanda Tangan Dokumen Tertutup
Warga Nolokerto Resah: Dugaan Penimbunan BBM Ilegal dan Limbah KIK Yang di Buang Di Pemukiman Padat Penduduk
VIIIRRAAALL! Dugaan Pelecehan Dosen UIN Walisongo Gegerkan Mahasiswa, Tim Investigasi Turun Tangan
JEJAK BUSUK PREDATOR BERJUBAH AGAMA: DIBERI ANGIN OLEH POLRESTA PATI, KINI SANG TERSANGKA MELENGGANG BEBAS
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:52 WIB

Modus Rental, Mahasiswa di Semarang Gelapkan Puluhan Sepeda Motor, Berakhir Di Amankan Polisi

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:28 WIB

Geram Tak Ada Tindakan dari Aparat, Warga Kertabesuki Brebes Robohkan Warung Penjual Obat Terlarang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:32 WIB

Diduga Melibatkan Pemain Lama, Gudang Penimbunan Solar Subsidi di Kudus Kembali Beroperasi

Senin, 18 Mei 2026 - 13:45 WIB

Diduga Aniaya Anggotanya, Pentolan Hipmi Jateng Berinisial TAT Dilaporkan ke Polda Jateng

Senin, 18 Mei 2026 - 06:41 WIB

Siasat Licik ACC Finance Semarang: Pinjam Kunci dan STNK Berdalih Gesek Fisik, Konsumen Dijebak Tanda Tangan Dokumen Tertutup

Berita Terbaru