Tekan Konsumsi BBM, Pemerintah Wacanakan Sekolah Daring dan WFA Mulai April 2026

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah secara resmi mewacanakan pemberlakuan kembali sistem pembelajaran jarak jauh (daring) serta kebijakan bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sektor swasta mulai April 2026.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah dalam menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah melonjaknya kebutuhan energi nasional dan ketidakpastian kondisi geopolitik global.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam keterangannya pada Rabu (18/3), menjelaskan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah telah memberikan tekanan besar pada pasokan energi dunia.

“Pengurangan aktivitas perjalanan melalui kerja fleksibel merupakan salah satu cara paling efektif untuk menghemat energi secara nasional saat ini,” ujar Bahlil.

Pemerintah optimistis bahwa transisi ini akan berjalan lebih mulus dengan berkaca pada pengalaman masa pandemi Covid-19. Selain penghematan energi, kebijakan ini diharapkan menjadi katalisator percepatan transformasi digital di berbagai sektor yang sempat melambat pasca-pandemi.

Meski direncanakan mulai berlaku pada April mendatang, pemerintah menekankan bahwa penerapan WFA dan sekolah daring tidak akan dilakukan secara serentak, melainkan melalui beberapa tahapan:

Uji Coba Wilayah: Fokus awal pada kota-kota besar dengan tingkat kemacetan dan konsumsi BBM tertinggi.

Sektor Prioritas: ASN di instansi non-pelayanan publik akan menjadi pionir sebelum diikuti oleh sektor swasta.

Evaluasi Berkala: Efektivitas penghematan energi akan dipantau setiap bulan untuk menentukan kelanjutan program.

Senada dengan Menteri ESDM, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sebelumnya juga telah mengisyaratkan rencana penerapan WFH/WFA bagi pekerja usai momentum libur Lebaran tahun ini. Integrasi kebijakan antara sektor pendidikan dan ketenagakerjaan ini diharapkan mampu menciptakan pengurangan beban transportasi secara signifikan.

Hingga saat ini, kementerian terkait sedang mematangkan regulasi teknis agar produktivitas tetap terjaga meskipun mobilitas fisik dikurangi.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu
Sarat Celah Korupsi, RPK-RI Desak Kejagung Sisir Vendor MBG dan SPPG di Kota Semarang dan Jateng!
Tekan Risiko Gagal Ginjal Remaja, Puskesmas Bulu Lor Gagas Gerakan Skrining Urine dan Minum Air Bersama di Sekolah
LMKPAI Soroti Dugaan Pengabaian K3 dalam Pembersihan Tunggak Kayu di Bendung Juwero, Kendal
Pelayanan Verifikasi PPDB SMAN 11 Semarang Dikeluhkan, Wali Murid Curhat di Medsos Soal Simpang Siur Antrean
Ketum RPK-RI Ingatkan Haris Soal Konsekuensi Hukum Terkait Isu Intimidasi di Ranah TP3KS
Modus Rental, Mahasiswa di Semarang Gelapkan Puluhan Sepeda Motor, Berakhir Di Amankan Polisi
Ironi Gunung Mergi: Izin Diperbarui di Atas Lahan Sengketa, Dugaan Kongkalikong Mencuat
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:06 WIB

Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:55 WIB

Sarat Celah Korupsi, RPK-RI Desak Kejagung Sisir Vendor MBG dan SPPG di Kota Semarang dan Jateng!

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Tekan Risiko Gagal Ginjal Remaja, Puskesmas Bulu Lor Gagas Gerakan Skrining Urine dan Minum Air Bersama di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:08 WIB

LMKPAI Soroti Dugaan Pengabaian K3 dalam Pembersihan Tunggak Kayu di Bendung Juwero, Kendal

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:14 WIB

Pelayanan Verifikasi PPDB SMAN 11 Semarang Dikeluhkan, Wali Murid Curhat di Medsos Soal Simpang Siur Antrean

Berita Terbaru