Polsek Jepara Kota Diduga Lakukan Pembiaran dan Abaikan Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Pertalite

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEPARA – Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite kembali menjadi sorotan di Kabupaten Jepara. Aktivitas yang diduga merupakan praktik pengangsu BBM disebut terjadi di SPBU 44.594.08, Jalan KH Wahid Hasyim, Potroyudan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Temuan tersebut disampaikan tim media bersama LSM KANNI saat melintas di lokasi. Mereka mengaku mendapati sejumlah sepeda motor yang diduga menggunakan tangki berkapasitas besar keluar masuk SPBU secara berulang. Aktivitas tersebut diduga dilakukan untuk memperoleh BBM Pertalite yang kemudian diperjualbelikan kembali.

Ketua LSM KANNI, Johanes Krisnantoro, menyayangkan dugaan praktik tersebut yang disebut telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, masyarakat kerap mengeluhkan antrean panjang bahkan tidak kebagian Pertalite.

“Masyarakat sering mengeluhkan antrean panjang dan terkadang tidak mendapatkan Pertalite. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan perlu menjadi perhatian aparat penegak hukum,” ujar Johanes.

Seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya juga mengaku sering mengalami kesulitan memperoleh BBM jenis Pertalite akibat dugaan aktivitas tersebut.

Tidak hanya menyoroti dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, Johanes juga mengkritik respons Polsek Jepara Kota terhadap aduan yang disampaikan tim media. Menurutnya, saat laporan disampaikan ke Mapolsek Jepara Kota, salah seorang anggota menyatakan akan segera menuju lokasi. Namun setelah hampir satu jam menunggu, tim media mengaku tidak melihat adanya petugas yang datang ke tempat kejadian.

Tim media kemudian kembali mendatangi Mapolsek Jepara Kota dan bertemu petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Setelah menunggu beberapa saat, mereka diterima seorang perwira yang disebut berinisial E. Dalam pertemuan tersebut, menurut Johanes, disampaikan bahwa keterbatasan personel disebabkan banyak anggota yang sedang sakit atau libur.

Penjelasan tersebut dinilai tidak memuaskan karena, menurut Johanes, sebelumnya masih terlihat sejumlah anggota berada di Mapolsek, bahkan kendaraan patroli sempat keluar dari kantor.

Atas dasar itu, LSM KANNI menduga Polsek Jepara Kota melakukan pembiaran dan mengabaikan aduan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan BBM jenis Pertalite. Dugaan tersebut merupakan penilaian dari pelapor yang meminta agar aparat segera mengambil langkah penegakan hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran.

Johanes menegaskan pihaknya akan melaporkan persoalan tersebut ke Divisi Propam Polda Jawa Tengah agar dilakukan pemeriksaan terhadap pelayanan dan tindak lanjut atas laporan masyarakat.

Menurut Johanes, apabila benar terjadi penyalahgunaan BBM bersubsidi, maka perbuatan tersebut berpotensi melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah, yang mengatur sanksi terhadap penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi. Selain itu, penjualan kembali BBM di atas ketentuan harga yang berlaku juga dapat memiliki konsekuensi hukum sesuai peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh konfirmasi maupun tanggapan resmi dari Polsek Jepara Kota, pengelola SPBU 44.594.08, maupun pihak-pihak terkait lainnya atas dugaan tersebut.

Penulis : Angga

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MBG di PAUD Cinta Bangsa Mijen Diduga Basi, Menjadi Sorotan Orang Tua Murid
Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur
407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot
TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang
Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi
Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan
Kangen Band Mendadak Dinyatakan Bubar, Dodhy Singgung Kezaliman Internal, Andika Mengaku Bingung
SPBN Bulu Jepara Disorot Nelayan, Penyaluran Solar Subsidi Diduga Dimonopoli Mafia BBM
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:27 WIB

MBG di PAUD Cinta Bangsa Mijen Diduga Basi, Menjadi Sorotan Orang Tua Murid

Selasa, 22 September 2026 - 07:49 WIB

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur

Selasa, 22 September 2026 - 02:24 WIB

407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 10:44 WIB

TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang

Sabtu, 19 September 2026 - 07:23 WIB

Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi

Berita Terbaru