Sidang Memanas, Terdakwa Botok dan Teguh Bakar Salinan BAP di PN Pati

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Suasana ruang sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pati mendadak tegang pada Rabu (28/1/2026). Dalam sidang lanjutan ke-6 perkara yang menjerat terdakwa Botok dan Teguh, keduanya nekat melakukan aksi bakar salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai bentuk protes atas dugaan rekayasa kasus.

Aksi tersebut dilakukan di hadapan majelis hakim sebagai ungkapan kekecewaan mendalam terhadap proses penyidikan di Polresta Pati. Mereka menuding oknum penyidik telah memanipulasi keterangan dalam dokumen hukum tersebut.

Botok menyatakan bahwa fakta yang terungkap di persidangan sangat kontradiktif dengan poin-poin yang tertulis di BAP. Ia menyoroti kesaksian 12 saksi yang telah dihadirkan sejauh ini.

Ketidaksesuaian Data: Keterangan saksi di bawah sumpah dianggap tidak sinkron dengan catatan penyidik.

Kesaksian Seragam: Botok menilai adanya kejanggalan karena isi kesaksian para saksi memiliki kemiripan yang tidak wajar, yang ia sebut sebagai indikasi praktik terstruktur oleh aparat penegak hukum (APH).

“Apa yang disampaikan 12 saksi di persidangan berbeda jauh dengan isi BAP. Kami melihat ada pola yang sama dan janggal. Ini bukan sekadar kesalahan administrasi, tapi diduga kuat adalah rekayasa,” ujar Botok di sela persidangan.

Dugaan manipulasi ini dianggap bukan hanya persoalan pribadi, melainkan ancaman bagi keadilan masyarakat luas. Botok menegaskan bahwa jika praktik seperti ini dibiarkan, warga lain bisa menjadi korban ketidakadilan serupa.

Sebagai langkah tegas, pihak terdakwa berencana membawa bukti-bukti dugaan pelanggaran prosedur ini ke tingkat yang lebih tinggi. “Kami tidak akan tinggal diam. Persoalan ini akan kami laporkan secara resmi ke Propam Mabes Polri di Jakarta untuk diusut tuntas,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, persidangan masih menjadi sorotan publik di Pati mengingat aksi protes yang tergolong ekstrem di dalam lingkungan pengadilan.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Venice Aesthetic Clinic Digugat Rp1 Miliar dan Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Cedera Saraf Picu Sorotan Publik
Resmi Menjabat Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Edi Heri Wahyudi Disambut Karangan Bunga
Respon Cepat, PT Praba Mas Hill Perbaiki Kerusakan Jalan Akses Tambang di Kalipancur
Nekat Rampas Mobil Prajurit Marinir, Debt Collector di Medan Seret Istri Korban hingga Terluka
AMPB Gelar Aksi Desak KPK Periksa Kapolresta Pati Jaka dan Ketua DPRD Ali Badrudin Terkait Dugaan Penerimaan Suap
Merasa Nama Baik Dicemarkan dan Mendapatkan Intimidasi, Kuasa Hukum Admin @neveral0nely Resmi Lapor ke Polda Metro Jaya
Pemuda Katolik Jawa Tengah Dukung Langkah Hukum Terkait Ceramah Jusuf Kalla
Oknum Anggota DPRD Temanggung Dilaporkan ke Polres Semarang Terkait Dugaan Penganiayaan Berat
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:25 WIB

Venice Aesthetic Clinic Digugat Rp1 Miliar dan Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Cedera Saraf Picu Sorotan Publik

Kamis, 16 April 2026 - 05:07 WIB

Resmi Menjabat Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Edi Heri Wahyudi Disambut Karangan Bunga

Kamis, 16 April 2026 - 04:45 WIB

Respon Cepat, PT Praba Mas Hill Perbaiki Kerusakan Jalan Akses Tambang di Kalipancur

Kamis, 16 April 2026 - 02:24 WIB

Nekat Rampas Mobil Prajurit Marinir, Debt Collector di Medan Seret Istri Korban hingga Terluka

Rabu, 15 April 2026 - 19:48 WIB

AMPB Gelar Aksi Desak KPK Periksa Kapolresta Pati Jaka dan Ketua DPRD Ali Badrudin Terkait Dugaan Penerimaan Suap

Berita Terbaru