KAB SEMARANG – Proyek pembangunan pabrik di Desa Deresan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, kian meresahkan. Tak hanya menyebabkan banjir, pondasi bangunan yang menjulang tinggi di area proyek dilaporkan roboh akibat hujan deras pada Selasa (7/4/2026) sore.
Struktur pondasi yang dibangun menjulang tinggi di perbatasan lahan proyek kini menjadi ancaman nyata bagi keselamatan penduduk. Pada insiden sore tadi, sebagian struktur tersebut dilaporkan ambruk. Beruntung, saat kejadian tidak ada warga atau pekerja yang berada tepat di bawah titik robohnya material, sehingga tidak ada korban jiwa.
“Pondasi yang tinggi itu sangat membahayakan warga sekitar. Sore tadi ada yang roboh, untungnya tidak ada korban. Kami sangat khawatir jika hujan deras kembali turun dan sisa bangunan lainnya ikut ambruk,” ujar Sueb, salah seorang warga setempat dengan nada cemas.
Selain ancaman fisik dari struktur bangunan, warga Desa Deresan juga harus menghadapi luapan banjir yang menggenangi pemukiman. Banjir ini diduga kuat terjadi akibat perubahan fungsi lahan dan buruknya sistem drainase sejak proyek dimulai.
Warga menyesalkan sikap pengembang yang dinilai tidak transparan. Pasalnya, hingga proyek berjalan dan mulai menimbulkan kerugian, belum ada sosialisasi resmi maupun pemberian kompensasi kepada masyarakat terdampak.
“Kami bahkan tidak tahu itu mau jadi pabrik apa. Tiba-tiba bangun, tidak ada sosialisasi ke warga, tidak ada kompensasi, malah sekarang bawa bencana banjir dan ancaman bangunan roboh,” tegas warga.
Situasi di Desa Deresan kini memanas. Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Semarang dan dinas terkait untuk segera menghentikan sementara aktivitas proyek guna melakukan evaluasi keamanan struktur bangunan.
Warga menuntut pihak pengembang bertanggung jawab penuh atas dampak banjir dan memastikan pondasi yang menjulang tinggi tersebut tidak lagi mengancam keselamatan nyawa mereka. Hingga saat ini, pihak perusahaan terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai insiden robohnya pondasi maupun keluhan warga tersebut.
Warga Susukan Desak Transparansi Izin Pembangunan Pabrik di Kawasan Tersebut.
Penulis : Agung
Editor : Redaksi











