Pembangunan Pabrik di Deresan Susukan Picu Banjir dan Robohnya Pondasi, Warga Desak Transparansi Perijinannya!

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB SEMARANG – Proyek pembangunan pabrik di Desa Deresan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, kian meresahkan. Tak hanya menyebabkan banjir, pondasi bangunan yang menjulang tinggi di area proyek dilaporkan roboh akibat hujan deras pada Selasa (7/4/2026) sore.

Struktur pondasi yang dibangun menjulang tinggi di perbatasan lahan proyek kini menjadi ancaman nyata bagi keselamatan penduduk. Pada insiden sore tadi, sebagian struktur tersebut dilaporkan ambruk. Beruntung, saat kejadian tidak ada warga atau pekerja yang berada tepat di bawah titik robohnya material, sehingga tidak ada korban jiwa.

“Pondasi yang tinggi itu sangat membahayakan warga sekitar. Sore tadi ada yang roboh, untungnya tidak ada korban. Kami sangat khawatir jika hujan deras kembali turun dan sisa bangunan lainnya ikut ambruk,” ujar Sueb, salah seorang warga setempat dengan nada cemas.

Selain ancaman fisik dari struktur bangunan, warga Desa Deresan juga harus menghadapi luapan banjir yang menggenangi pemukiman. Banjir ini diduga kuat terjadi akibat perubahan fungsi lahan dan buruknya sistem drainase sejak proyek dimulai.

Warga menyesalkan sikap pengembang yang dinilai tidak transparan. Pasalnya, hingga proyek berjalan dan mulai menimbulkan kerugian, belum ada sosialisasi resmi maupun pemberian kompensasi kepada masyarakat terdampak.

“Kami bahkan tidak tahu itu mau jadi pabrik apa. Tiba-tiba bangun, tidak ada sosialisasi ke warga, tidak ada kompensasi, malah sekarang bawa bencana banjir dan ancaman bangunan roboh,” tegas warga.

Situasi di Desa Deresan kini memanas. Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Semarang dan dinas terkait untuk segera menghentikan sementara aktivitas proyek guna melakukan evaluasi keamanan struktur bangunan.

Warga menuntut pihak pengembang bertanggung jawab penuh atas dampak banjir dan memastikan pondasi yang menjulang tinggi tersebut tidak lagi mengancam keselamatan nyawa mereka. Hingga saat ini, pihak perusahaan terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai insiden robohnya pondasi maupun keluhan warga tersebut.

Warga Susukan Desak Transparansi Izin Pembangunan Pabrik di Kawasan Tersebut.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu
Sarat Celah Korupsi, RPK-RI Desak Kejagung Sisir Vendor MBG dan SPPG di Kota Semarang dan Jateng!
Tekan Risiko Gagal Ginjal Remaja, Puskesmas Bulu Lor Gagas Gerakan Skrining Urine dan Minum Air Bersama di Sekolah
LMKPAI Soroti Dugaan Pengabaian K3 dalam Pembersihan Tunggak Kayu di Bendung Juwero, Kendal
Pelayanan Verifikasi PPDB SMAN 11 Semarang Dikeluhkan, Wali Murid Curhat di Medsos Soal Simpang Siur Antrean
Ketum RPK-RI Ingatkan Haris Soal Konsekuensi Hukum Terkait Isu Intimidasi di Ranah TP3KS
Modus Rental, Mahasiswa di Semarang Gelapkan Puluhan Sepeda Motor, Berakhir Di Amankan Polisi
Ironi Gunung Mergi: Izin Diperbarui di Atas Lahan Sengketa, Dugaan Kongkalikong Mencuat
Berita ini 251 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:06 WIB

Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:55 WIB

Sarat Celah Korupsi, RPK-RI Desak Kejagung Sisir Vendor MBG dan SPPG di Kota Semarang dan Jateng!

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Tekan Risiko Gagal Ginjal Remaja, Puskesmas Bulu Lor Gagas Gerakan Skrining Urine dan Minum Air Bersama di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:08 WIB

LMKPAI Soroti Dugaan Pengabaian K3 dalam Pembersihan Tunggak Kayu di Bendung Juwero, Kendal

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:14 WIB

Pelayanan Verifikasi PPDB SMAN 11 Semarang Dikeluhkan, Wali Murid Curhat di Medsos Soal Simpang Siur Antrean

Berita Terbaru