Misteri Advokat Hilang Terkuak: Aris Munadi Ditemukan Terkubur di Hutan Kawunganten, Polisi Duga Kuat Korban Pembunuhan

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Setelah dinyatakan hilang selama hampir dua pekan, Advokat Aris Munadi SH (warga Perum Sogra Puri Indah, Banyumas) ditemukan meninggal dunia dan terkubur di kawasan hutan Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, pada Kamis (11/12/2025) dini hari.

Jasad korban ditemukan oleh tim gabungan sekitar 200 meter dari jalan raya Cilacap–Kawunganten, terkubur di kedalaman lebih dari setengah meter. Berdasarkan kondisi tubuh yang membusuk, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua pekan. Jenazah kini telah dibawa ke RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, untuk proses autopsi.

Kasat Reskrim Polresta Cilacap, Kompol Guntar Arif Setiyoko, membenarkan penemuan tersebut dan menyatakan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dan sudah dikubur melalui koordinasi tim gabungan Polresta Banyumas dan Polresta Cilacap.

Meskipun hasil autopsi resmi belum dikeluarkan, polisi menduga kuat bahwa Advokat Aris Munadi adalah korban tindak pidana pembunuhan.

Penyidik gabungan tengah memeriksa sejumlah saksi secara intensif, termasuk tiga orang yang terakhir diketahui berinteraksi dengan korban sebelum laporan kehilangan diajukan oleh istri Aris.

“Pemeriksaan masih berjalan. Ada tiga saksi yang kami mintai keterangan secara intensif, tetapi keterangannya masih berubah-ubah. Kami belum bisa menyimpulkan siapa pelakunya,” jelas Kompol Guntar.

Penyelidikan kini berfokus pada:

Kaitan Kasus Hukum: Menelusuri kemungkinan keterkaitan kasus ini dengan perkara hukum yang pernah ditangani korban, mengingat sebagian saksi adalah klien atau rekan korban.

Penemuan Mobil: Mobil Toyota Calya hitam milik korban ditemukan di wilayah Kebumen, yang menguatkan dugaan bahwa korban sempat berpindah lokasi sebelum tewas.

Kasus kekerasan terhadap advokat ini bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Data dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) mencatat adanya kasus intimidasi atau kekerasan terhadap advokat terkait penanganan perkara, seperti dugaan pembunuhan advokat di Sulawesi Selatan pada tahun 2022.

Fenomena ini mendorong desakan agar aparat penegak hukum memberikan perlindungan yang lebih baik kepada profesi advokat yang rentan menghadapi ancaman saat menangani kasus-kasus sensitif.

Polisi menegaskan penyelidikan akan terus diperluas untuk mengungkap motif pembunuhan dan pelaku, termasuk menelusuri riwayat perkara korban, dan meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi yang belum tentu kebenarannya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidak Proyek Nandanavana, Pemkab Semarang Telusuri Dugaan Pelanggaran Izin Wisata dan Keselamatan Kerja di Lereng Merbabu
Rumah Retak dan Jalan Rusak di Leyangan, Galian C yang Diduga Ilegal Milik “Kucing” Terancam Jerat UU Minerba
Tangis Haru Warnai Pentas Seni dan Kenaikan Kelas SDN 01 Ngaliyan Semarang
Sekjen PPP Taj Yasin dan Waketum Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Dokumen Palsu
Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu
Sarat Celah Korupsi, RPK-RI Desak Kejagung Sisir Vendor MBG dan SPPG di Kota Semarang dan Jateng!
Tekan Risiko Gagal Ginjal Remaja, Puskesmas Bulu Lor Gagas Gerakan Skrining Urine dan Minum Air Bersama di Sekolah
LMKPAI Soroti Dugaan Pengabaian K3 dalam Pembersihan Tunggak Kayu di Bendung Juwero, Kendal
Berita ini 258 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:30 WIB

Sidak Proyek Nandanavana, Pemkab Semarang Telusuri Dugaan Pelanggaran Izin Wisata dan Keselamatan Kerja di Lereng Merbabu

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:56 WIB

Rumah Retak dan Jalan Rusak di Leyangan, Galian C yang Diduga Ilegal Milik “Kucing” Terancam Jerat UU Minerba

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:47 WIB

Tangis Haru Warnai Pentas Seni dan Kenaikan Kelas SDN 01 Ngaliyan Semarang

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:13 WIB

Sekjen PPP Taj Yasin dan Waketum Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Dokumen Palsu

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:06 WIB

Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu

Berita Terbaru