Lumpuh Total, Warga Tambak Sari Mangkang Wetan Terpaksa Gunakan Rakit Seberangi Sungai

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, 23 Januari 2026– Sudah sepekan lebih warga RW 07 Tambak Sari, Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, harus bertaruh nyawa demi menjalankan aktivitas sehari-hari. Sejak jembatan utama hanyut diterjang banjir pada 15 Januari 2026 lalu, wilayah tersebut kini terisolasi.

Untuk keluar masuk perkampungan, warga kini mengandalkan rakit bambu sederhana sebagai satu-satunya sarana transportasi darat yang tersisa. Kondisi ini dinilai sangat berisiko, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang harus bekerja setiap pagi.

Akses Putus Total: Jembatan yang menjadi nadi ekonomi dan mobilitas warga hilang terbawa arus deras saat banjir besar melanda minggu lalu.

Mobilitas Terhambat: Aktivitas ekonomi, sekolah, dan distribusi logistik mengalami kendala besar karena warga harus mengantre menggunakan rakit.

Harapan Warga: Masyarakat sangat mengharapkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Semarang untuk segera melakukan langkah darurat.

“Kami sangat kesulitan. Rakit ini hanya solusi sementara dan berbahaya kalau arus sungai kembali deras. Kami mohon Pemkot Semarang segera membangun jembatan penyeberangan, setidaknya jembatan darurat agar kami tidak terisolasi lebih lama,” ujar salah satu warga setempat.

Hingga saat ini, warga masih menanti kepastian pembangunan kembali infrastruktur yang rusak tersebut. Urgensi pembangunan jembatan ini menjadi prioritas utama mengingat wilayah Tambak Sari merupakan area yang cukup padat aktivitas.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Warga Mangkang Wetan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidak Proyek Nandanavana, Pemkab Semarang Telusuri Dugaan Pelanggaran Izin Wisata dan Keselamatan Kerja di Lereng Merbabu
Rumah Retak dan Jalan Rusak di Leyangan, Galian C yang Diduga Ilegal Milik “Kucing” Terancam Jerat UU Minerba
Tangis Haru Warnai Pentas Seni dan Kenaikan Kelas SDN 01 Ngaliyan Semarang
Sekjen PPP Taj Yasin dan Waketum Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Dokumen Palsu
Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu
Sarat Celah Korupsi, RPK-RI Desak Kejagung Sisir Vendor MBG dan SPPG di Kota Semarang dan Jateng!
Tekan Risiko Gagal Ginjal Remaja, Puskesmas Bulu Lor Gagas Gerakan Skrining Urine dan Minum Air Bersama di Sekolah
LMKPAI Soroti Dugaan Pengabaian K3 dalam Pembersihan Tunggak Kayu di Bendung Juwero, Kendal
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:30 WIB

Sidak Proyek Nandanavana, Pemkab Semarang Telusuri Dugaan Pelanggaran Izin Wisata dan Keselamatan Kerja di Lereng Merbabu

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:56 WIB

Rumah Retak dan Jalan Rusak di Leyangan, Galian C yang Diduga Ilegal Milik “Kucing” Terancam Jerat UU Minerba

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:47 WIB

Tangis Haru Warnai Pentas Seni dan Kenaikan Kelas SDN 01 Ngaliyan Semarang

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:13 WIB

Sekjen PPP Taj Yasin dan Waketum Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Dokumen Palsu

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:06 WIB

Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu

Berita Terbaru