Krisis Kepercayaan: Warga Pemalang di Medsos Sindir Gubernur Jateng, Sebut “Emangnya Jateng Punya Gubernur?”

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, 26 Januari 2026 – Bencana tanah longsor dan banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dalam sepekan terakhir tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga memicu ledakan mosi tidak percaya di ruang publik. Warga Pemalang yang tengah berduka kini meluapkan kekecewaannya secara terbuka di media sosial.

Di sebuah grup Facebook komunitas terbesar di Pemalang yang beranggotakan lebih dari 300.000 akun, unggahan foto Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi menjadi sasaran kemarahan warga. Alih-alih mendapatkan dukungan, unggahan tersebut justru dibanjiri komentar satir yang menunjukkan krisis kepercayaan mendalam terhadap orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut.

Kekecewaan netizen memuncak karena ketidakhadiran Gubernur di lokasi bencana selama masa kritis satu minggu terakhir. Salah satu komentar yang paling banyak mendapat sorotan dan disukai ribuan netizen berbunyi:

“Emangnya Jawa Tengah punya gubernur ya?” tulis salah satu netizen yang menyindir absennya peran pemerintah provinsi dalam menangani dampak banjir bandang dan longsor di Pemalang.

Kalimat tersebut seolah merangkum perasaan kolektif warga yang merasa diabaikan di tengah musibah. Netizen menganggap kepemimpinan saat ini gagal hadir sebagai pemberi solusi di saat rakyat sedang terjepit bencana.

Menariknya, di tengah derasnya kritik, muncul narasi unik dari netizen yang membandingkan kepemimpinan di Jawa Tengah dengan tokoh dari wilayah lain. Nama Dedi Mulyadi (KDM) mendadak ikut terseret dalam diskusi panas tersebut.

“Tukar tambah saja dengan KDM,” timpal netizen lainnya di kolom komentar.

Perbandingan ini muncul sebagai bentuk sarkasme terhadap responsivitas pemimpin yang diharapkan warga—seorang figur yang dianggap lebih cepat turun ke lapangan dan bersentuhan langsung dengan warga yang tertimpa musibah.

Hingga Senin (26/1/2026), situasi di lapangan masih cukup berat. Lumpur sisa banjir bandang masih menumpuk di pemukiman, dan beberapa akses desa yang terisolasi akibat longsor belum sepenuhnya pulih. Minimnya koordinasi bantuan tingkat provinsi yang dirasakan warga semakin memperkeruh suasana di jagat maya.

Hingga saat ini, pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun humas Gubernur belum memberikan klarifikasi atau jadwal kunjungan terkait tuntutan warga Pemalang yang viral tersebut.

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu
Sarat Celah Korupsi, RPK-RI Desak Kejagung Sisir Vendor MBG dan SPPG di Kota Semarang dan Jateng!
Tekan Risiko Gagal Ginjal Remaja, Puskesmas Bulu Lor Gagas Gerakan Skrining Urine dan Minum Air Bersama di Sekolah
LMKPAI Soroti Dugaan Pengabaian K3 dalam Pembersihan Tunggak Kayu di Bendung Juwero, Kendal
Pelayanan Verifikasi PPDB SMAN 11 Semarang Dikeluhkan, Wali Murid Curhat di Medsos Soal Simpang Siur Antrean
Ketum RPK-RI Ingatkan Haris Soal Konsekuensi Hukum Terkait Isu Intimidasi di Ranah TP3KS
Modus Rental, Mahasiswa di Semarang Gelapkan Puluhan Sepeda Motor, Berakhir Di Amankan Polisi
Ironi Gunung Mergi: Izin Diperbarui di Atas Lahan Sengketa, Dugaan Kongkalikong Mencuat
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:06 WIB

Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:55 WIB

Sarat Celah Korupsi, RPK-RI Desak Kejagung Sisir Vendor MBG dan SPPG di Kota Semarang dan Jateng!

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Tekan Risiko Gagal Ginjal Remaja, Puskesmas Bulu Lor Gagas Gerakan Skrining Urine dan Minum Air Bersama di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:08 WIB

LMKPAI Soroti Dugaan Pengabaian K3 dalam Pembersihan Tunggak Kayu di Bendung Juwero, Kendal

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:14 WIB

Pelayanan Verifikasi PPDB SMAN 11 Semarang Dikeluhkan, Wali Murid Curhat di Medsos Soal Simpang Siur Antrean

Berita Terbaru