Kasus Pengadaan Meja Kursi SD Disdik Semarang Mencuat Kembali, Aktivis Wanti-wanti Untuk Menjaga Stabilitas Pemerintahan

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Dugaan praktik kongkalikong dalam proyek pengadaan meja dan kursi Sekolah Dasar (SD) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang tahun anggaran 2023 kembali mencuat ke publik. Kasus yang sebelumnya sempat dikaitkan dengan penanganan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini ,kini kembali menjadi perhatian sejumlah elemen masyarakat.

Ketua Rakyat Pemberantas Korupsi Republik Indonesia (RPK-RI), Susilo H Prasetyo, menjelaskan bahwa dugaan pengondisian proyek tersebut disinyalir sudah berlangsung sejak tahap pembahasan anggaran pada tahun 2022. Menurutnya, skema pengerjaan dan nilai kegiatan diduga telah ditentukan sebelum realisasi dilakukan pada tahun 2023.

Ia menyebutkan bahwa pada masa itu terdapat koordinasi antara sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah kota dengan pihak tertentu. Persoalan ini sendiri sebenarnya sudah pernah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kota Semarang pada tahun 2023 lalu.

Susilo menilai, kepala dinas yang menjabat saat realisasi proyek berlangsung bukanlah pihak yang merancang kegiatan sejak awal. Pejabat tersebut diduga baru menjabat ketika proyek sudah dalam kondisi terkondisikan. Meski sempat mempertanyakan urgensi proyek tersebut, kabarnya tetap ada arahan agar kegiatan tersebut dijalankan.

Dalam keterangannya, pihak RPK-RI juga menyinggung adanya dugaan gratifikasi senilai Rp5 juta yang melibatkan salah satu pejabat pelaksana teknis, namun uang tersebut dikabarkan telah dikembalikan. Walaupun kasus ini sudah melalui proses di Kejaksaan Negeri maupun Polrestabes Semarang, Susilo berpendapat masih ada pihak-pihak yang perlu didalami keterlibatannya secara menyeluruh.

Meski mendorong adanya transparansi, Susilo mewanti-wanti agar semua pihak tetap menjaga kondusivitas dan stabilitas pemerintahan di Kota Semarang. Ia mengkhawatirkan jika kasus ini diangkat kembali tanpa pertimbangan yang matang, hal itu dapat mengganggu stabilitas kerja para pejabat yang saat ini masih aktif bertugas.

Ia berharap stabilitas pemerintahan tetap terjaga sembari memastikan bahwa proses evaluasi terhadap kebijakan pengadaan barang dan jasa tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.

(*)

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu
Sarat Celah Korupsi, RPK-RI Desak Kejagung Sisir Vendor MBG dan SPPG di Kota Semarang dan Jateng!
Tekan Risiko Gagal Ginjal Remaja, Puskesmas Bulu Lor Gagas Gerakan Skrining Urine dan Minum Air Bersama di Sekolah
LMKPAI Soroti Dugaan Pengabaian K3 dalam Pembersihan Tunggak Kayu di Bendung Juwero, Kendal
Pelayanan Verifikasi PPDB SMAN 11 Semarang Dikeluhkan, Wali Murid Curhat di Medsos Soal Simpang Siur Antrean
Ketum RPK-RI Ingatkan Haris Soal Konsekuensi Hukum Terkait Isu Intimidasi di Ranah TP3KS
Modus Rental, Mahasiswa di Semarang Gelapkan Puluhan Sepeda Motor, Berakhir Di Amankan Polisi
Ironi Gunung Mergi: Izin Diperbarui di Atas Lahan Sengketa, Dugaan Kongkalikong Mencuat
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:06 WIB

Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:55 WIB

Sarat Celah Korupsi, RPK-RI Desak Kejagung Sisir Vendor MBG dan SPPG di Kota Semarang dan Jateng!

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Tekan Risiko Gagal Ginjal Remaja, Puskesmas Bulu Lor Gagas Gerakan Skrining Urine dan Minum Air Bersama di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:08 WIB

LMKPAI Soroti Dugaan Pengabaian K3 dalam Pembersihan Tunggak Kayu di Bendung Juwero, Kendal

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:14 WIB

Pelayanan Verifikasi PPDB SMAN 11 Semarang Dikeluhkan, Wali Murid Curhat di Medsos Soal Simpang Siur Antrean

Berita Terbaru