Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Bisnis Keluarga Pejabat Muncul di Area Terlarang Pasar Johar

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ketegangan menyelimuti kawasan cagar budaya Pasar Johar Utara. Para pedagang yang menempati lantai dua pasar tersebut menyuarakan kegelisahan terkait dugaan praktik penyalahgunaan kewenangan (abuse of power) dalam pengelolaan ruang usaha.

Isu ini mencuat setelah sebuah unit usaha kuliner terpantau beroperasi di lantai dua area pasar. Padahal, sesuai dengan rencana tata ruang yang disosialisasikan sebelumnya, area tersebut sedianya akan difungsikan sebagai museum dan bukan untuk aktivitas perdagangan umum.

Kehadiran unit usaha tersebut memicu reaksi keras dari para pedagang kecil. Informasi yang beredar di lapangan menyebutkan bahwa kepemilikan usaha tersebut diduga kuat berkaitan dengan lingkaran keluarga Wali Kota Semarang saat ini.

Ketidakkonsistenan kebijakan ini dianggap sebagai tamparan bagi para pedagang yang selama ini diminta mematuhi aturan relokasi demi menjaga estetika bangunan cagar budaya.
“Kami dilarang berjualan dengan alasan area ini untuk museum. Tapi kenapa ada aktivitas usaha yang bisa buka? Ini jelas memicu pertanyaan soal keadilan bagi kami pedagang kecil,” ungkap salah satu pedagang di lokasi, Kamis (02/04/2026).

Menanggapi isu yang berkembang, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto da Silva, memberikan bantahan tegas saat dikonfirmasi oleh awak media. Ia menyatakan bahwa informasi mengenai adanya penyalahgunaan wewenang atau pemberian privilese kepada keluarga pejabat adalah tidak benar.

“Informasi tersebut tidak benar,” ujar Aniceto singkat saat memberikan klarifikasi kepada media, Kamis (02/04/2026). Pihaknya menegaskan bahwa pengelolaan pasar sejauh ini telah dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Meski telah ada bantahan dari dinas terkait, para pedagang dan pengamat kebijakan publik tetap mendesak adanya transparansi penuh terkait peruntukan lahan di lantai dua Pasar Johar.

Publik berharap pemerintah kota dapat memberikan penjelasan lebih rinci mengenai status pemanfaatan ruang tersebut guna menghindari spekulasi yang dapat memperkeruh suasana di lingkungan pasar. Audit independen terhadap pengelolaan aset daerah juga disuarakan untuk memastikan asas keadilan bagi seluruh pedagang tanpa terkecuali.

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 02 April 2026

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur
407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot
TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang
Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi
Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan
Kangen Band Mendadak Dinyatakan Bubar, Dodhy Singgung Kezaliman Internal, Andika Mengaku Bingung
SPBN Bulu Jepara Disorot Nelayan, Penyaluran Solar Subsidi Diduga Dimonopoli Mafia BBM
Sidang Gardu Induk Jepara Memanas, Majelis Hakim Pertanyakan Data PLN dan Status Tanah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:49 WIB

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur

Selasa, 22 September 2026 - 02:24 WIB

407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 10:44 WIB

TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang

Sabtu, 19 September 2026 - 07:23 WIB

Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi

Sabtu, 19 September 2026 - 02:40 WIB

Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan

Berita Terbaru