Arus Mudik 2026: Belasan Ribu Kendaraan Padati Jalur Kudus, Lalin Terpantau Lancar

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KUDUS – Pergerakan pemudik menjelang Lebaran 2026 di Kabupaten Kudus mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan. Hingga Rabu (18/3/2026) siang, tercatat sebanyak 18.930 kendaraan telah melintasi jalur utama di wilayah tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun kepolisian hingga pukul 11.00 WIB, distribusi arus kendaraan terbagi ke beberapa arah utama:

* Kudus ke Pati: 9.810 unit kendaraan.
* Pati ke Kudus: 9.120 unit kendaraan.
* Arah Jepara/Dalam Kota: 1.520 unit kendaraan.

Kondisi Jalan dan Rasio Kepadatan
Meski angka kendaraan menembus belasan ribu, Satlantas Polres Kudus melaporkan bahwa situasi lalu lintas masih dalam kategori lancar dan terkendali. Secara teknis, rata-rata kendaraan yang melintas berada di angka 788 unit per jam.

Indikator kepadatan jalan atau Volume Capacity (VC) Ratio tercatat di angka 0,35 dalam 24 jam terakhir. Angka ini menunjukkan bahwa volume kendaraan yang ada masih jauh di bawah kapasitas maksimal jalan, sehingga risiko kemacetan panjang belum terlihat hingga siang ini.

“Arus lalu lintas masih lancar, namun kami memprediksi volume kendaraan akan terus meningkat mendekati puncak arus mudik,” ujar Kasatlantas Polres Kudus, AKP Royke Noldy Darean.

Kesiagaan Operasi Ketupat Candi 2026
Guna menjamin kelancaran arus, Polres Kudus telah menyiagakan personel melalui Operasi Ketupat Candi 2026. Sejumlah langkah antisipatif yang dilakukan antara lain:

* Pengerahan Tim Urai: Personel khusus dari Satlantas disiagakan di titik-titik rawan kemacetan untuk intervensi cepat.

* Optimalisasi Posko: Penyiagaan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di sepanjang jalur mudik.

* Layanan Digital SIPOLAN: Pemudik kini dapat mengakses informasi lalu lintas secara real-time melalui layanan WhatsApp SIPOLAN yang disediakan Polda Jateng.

Pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah. Pemudik diharapkan memanfaatkan fasilitas Posyan untuk beristirahat sejenak demi menjaga keselamatan selama perjalanan.

“Kami minta pemudik tetap patuhi aturan lalu lintas dan jaga kondisi fisik agar selamat sampai tujuan,” tambah AKP Royke.

Penulis : Widi

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu
Sarat Celah Korupsi, RPK-RI Desak Kejagung Sisir Vendor MBG dan SPPG di Kota Semarang dan Jateng!
Tekan Risiko Gagal Ginjal Remaja, Puskesmas Bulu Lor Gagas Gerakan Skrining Urine dan Minum Air Bersama di Sekolah
LMKPAI Soroti Dugaan Pengabaian K3 dalam Pembersihan Tunggak Kayu di Bendung Juwero, Kendal
Pelayanan Verifikasi PPDB SMAN 11 Semarang Dikeluhkan, Wali Murid Curhat di Medsos Soal Simpang Siur Antrean
Ketum RPK-RI Ingatkan Haris Soal Konsekuensi Hukum Terkait Isu Intimidasi di Ranah TP3KS
Modus Rental, Mahasiswa di Semarang Gelapkan Puluhan Sepeda Motor, Berakhir Di Amankan Polisi
Ironi Gunung Mergi: Izin Diperbarui di Atas Lahan Sengketa, Dugaan Kongkalikong Mencuat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:06 WIB

Kapolda Jateng Cup 2026: Lebih dari Sekadar Ajang E-Sport, Ragam Hiburan Siap Manjakan Warga di Colomadu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:55 WIB

Sarat Celah Korupsi, RPK-RI Desak Kejagung Sisir Vendor MBG dan SPPG di Kota Semarang dan Jateng!

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Tekan Risiko Gagal Ginjal Remaja, Puskesmas Bulu Lor Gagas Gerakan Skrining Urine dan Minum Air Bersama di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:08 WIB

LMKPAI Soroti Dugaan Pengabaian K3 dalam Pembersihan Tunggak Kayu di Bendung Juwero, Kendal

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:14 WIB

Pelayanan Verifikasi PPDB SMAN 11 Semarang Dikeluhkan, Wali Murid Curhat di Medsos Soal Simpang Siur Antrean

Berita Terbaru