Diduga Mabuk, Oknum Anggota Polrestabes Semarang Berinisial MRD Kejar Perempuan Pakai Botol dan Membuat Resah Warga Mijen

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG — Jagat media sosial dihebohkan dengan aksi arogan seorang pria yang diduga merupakan oknum anggota Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang. Oknum berinisial MRD tersebut diduga melakukan tindakan intimidasi dan pengancaman terhadap seorang perempuan di kawasan Jalan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 3 Juni 2026, sekitar pukul 18.52 WIB.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, terduga pelaku MRD tampak berada di bawah pengaruh alkohol atau mabuk. Dalam video yang diambil pada malam hari tersebut, MRD yang memegang sebuah botol kaca terlihat naik pitam dan berusaha mengejar seorang perempuan. Perempuan yang dikejar tampak sangat ketakutan menghadapi amukan pelaku.

Beruntung, aksi tersebut tidak sampai berujung pada pemukulan setelah seorang warga yang berada di lokasi dengan sigap pasang badan untuk menghalangi pelaku. Meski pelaku terus marah-marah dan mencoba merangsek maju, aksi heroik seorang warga tersebut berhasil mencegah terjadinya penganiayaan fisik yang lebih fatal.

Tindakan arogan oknum berinisial MRD ini kini tengah menjadi sorotan tajam Warga Mijen.
Mengingat statusnya yang diduga sebagai anggota kepolisian, jika Terbukti pelaku dipastikan akan menghadapi dua jalur hukum sekaligus, yakni proses pidana atas dugaan pengancaman dan perbuatan tidak menyenangkan, serta proses sidang kode etik profesi Polri.

Hingga kini, belum diketahui pasti motif di balik aksi pengejaran tersebut. Redaksi tengah berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak Polrestabes Semarang serta Bidpropam Polda Jawa Tengah terkait penahanan terduga pelaku dan jalannya pemeriksaan, baik secara pidana umum maupun pelanggaran etik kepolisian.

Tindakan intimidasi dan premanisme, terlebih yang diduga dilakukan oleh aparat penegak hukum yang seharusnya mengayomi masyarakat, tidak dapat ditoleransi. Penuntasan kasus ini secara pidana dan etik sangat dinantikan publik demi menjaga transparansi dan kredibilitas institusi kepolisian.

Penulis : Dian

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti
Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat
Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?
Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya
Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Wanita Muda di Semarang Diduga Dianiaya di Rumah Sendiri, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Polsek Jepara Kota Diduga Lakukan Pembiaran dan Abaikan Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Pertalite
Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Ruang DPUPR dan Rumah Kerabat Disegel
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:30 WIB

Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:13 WIB

Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

Berita Terbaru