Jamin Keamanan Lebaran 1447 H, Polres Jepara Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEPARA – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Jepara resmi memulai Operasi Ketupat Candi 2026. Kesiapan personel dan sarana prasarana dipastikan melalui Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di halaman Mapolres Jepara pada Kamis (12/3/2026).

Apel ini dipimpin langsung oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo, didampingi Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto dan Dandim 0719/Jepara. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Jepara dalam mengawal tradisi mudik serta menjaga kondusivitas wilayah.

Dalam amanatnya, Bupati Witiarso Utomo menekankan bahwa pemerintah daerah telah melakukan langkah proaktif demi kenyamanan pemudik. Beberapa poin utama yang disampaikan meliputi:

• Perbaikan Jalan: Penambalan jalan berlubang di jalur utama terus dikebut dan ditargetkan rampung pada H-7 Lebaran.
• Pos Strategis: Pendirian pos pengamanan di titik-titik rawan macet dan pusat keramaian.

• Destinasi Wisata: Pengawasan khusus di objek wisata, termasuk memastikan operasional penyeberangan ke Karimunjawa tetap berjalan selama cuaca mendukung.

“Tagline kita adalah Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang kampung dan bersilaturahmi dengan tenang,” ujar Bupati Witiarso.

Kapolres Jepara, AKBP Hadi Kristanto, menyoroti dinamika unik pada tahun ini. Perayaan Idulfitri 1447 H jatuh berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, sehingga diperlukan pengaturan ekstra untuk menjaga toleransi antarumat beragama.

Meskipun Jepara bukan jalur lintasan utama mudik nasional, Kapolres menegaskan bahwa Jepara adalah destinasi wisata utama. Hal ini menuntut pengamanan maksimal guna mengantisipasi lonjakan pengunjung di titik-titik wisata selama libur panjang.

Sebagai penutup rangkaian apel, petugas melakukan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil operasi penyakit masyarakat (pekat).

Langkah tegas ini diambil untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas dan memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci serta merayakan Lebaran dengan khusyuk.

Penulis : Agung/Vio

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur
407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot
TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang
Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi
Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan
Kangen Band Mendadak Dinyatakan Bubar, Dodhy Singgung Kezaliman Internal, Andika Mengaku Bingung
SPBN Bulu Jepara Disorot Nelayan, Penyaluran Solar Subsidi Diduga Dimonopoli Mafia BBM
Sidang Gardu Induk Jepara Memanas, Majelis Hakim Pertanyakan Data PLN dan Status Tanah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:49 WIB

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur

Selasa, 22 September 2026 - 02:24 WIB

407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 10:44 WIB

TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang

Sabtu, 19 September 2026 - 07:23 WIB

Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi

Sabtu, 19 September 2026 - 02:40 WIB

Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan

Berita Terbaru