Tolak Jabatan ‘Menteri Kepolisian’, Kapolri: Integritas Institusi Lebih Berharga daripada Posisi Personal

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sebuah pengakuan mengejutkan meluncur dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di tengah Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi III DPR RI di Senayan, Senin (26/1/2026). Di hadapan para anggota dewan, sang Jenderal mengungkap adanya tawaran personal agar dirinya mengisi jabatan sebagai Menteri Kepolisian jika wacana reposisi kelembagaan Polri di bawah kementerian benar-benar direalisasikan.

Pernyataan ini muncul menyusul bergulirnya draf reposisi yang mengusulkan agar Polri tidak lagi berada langsung di bawah Presiden, melainkan di bawah kementerian baru atau kementerian teknis lainnya.

Jenderal Listyo Sigit secara eksplisit menyatakan telah menolak tawaran menggiurkan tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusannya didasari oleh keinginan menjaga marwah dan independensi institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Bagi saya, integritas organisasi jauh lebih berharga daripada posisi politik personal. Saya tidak ingin terjebak dalam kepentingan pragmatis yang justru bisa mencederai sejarah panjang Polri,” tegas Kapolri di hadapan pimpinan Komisi III.

Lebih lanjut, Kapolri memaparkan analisis strategisnya mengenai risiko pembentukan struktur kementerian bagi Polri. Menurutnya, keberadaan Menteri Kepolisian justru berisiko menciptakan fenomena “Matahari Kembar”.

Ia menilai struktur tersebut berpotensi melahirkan:

Kerancuan antara kebijakan administratif kementerian dan kewenangan operasional kepolisian.

Memperpanjang rantai komando yang berisiko memperlambat respons keamanan nasional di saat darurat.

Kerawanan Polri terseret ke dalam arus politik praktis karena posisi menteri merupakan jabatan politik.

Wacana reposisi Polri ini memang tengah menjadi isu panas dalam beberapa pekan terakhir. Sebagian pihak di parlemen berpendapat bahwa reposisi diperlukan untuk efisiensi koordinasi, namun tak sedikit yang mengkhawatirkan hilangnya independensi Polri dalam penegakan hukum.

Kapolri Listyo Sigit berharap para pengambil kebijakan tetap mengedepankan efektivitas keamanan negara dibandingkan sekadar perombakan struktur yang bersifat birokratis. Penolakan tegas Kapolri ini pun mendapat apresiasi dari sejumlah anggota dewan yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk loyalitas kepada organisasi.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Susilo H. Prasetiyo Ingatkan Peran Strategis FKSB sebagai Katalisator Pembangunan di Kota Semarang
Venice Aesthetic Clinic Digugat Rp1 Miliar dan Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Cedera Saraf Picu Sorotan Publik
Resmi Menjabat Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Edi Heri Wahyudi Disambut Karangan Bunga
Respon Cepat, PT Praba Mas Hill Perbaiki Kerusakan Jalan Akses Tambang di Kalipancur
Nekat Rampas Mobil Prajurit Marinir, Debt Collector di Medan Seret Istri Korban hingga Terluka
AMPB Gelar Aksi Desak KPK Periksa Kapolresta Pati Jaka dan Ketua DPRD Ali Badrudin Terkait Dugaan Penerimaan Suap
Merasa Nama Baik Dicemarkan dan Mendapatkan Intimidasi, Kuasa Hukum Admin @neveral0nely Resmi Lapor ke Polda Metro Jaya
Pemuda Katolik Jawa Tengah Dukung Langkah Hukum Terkait Ceramah Jusuf Kalla
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:00 WIB

Susilo H. Prasetiyo Ingatkan Peran Strategis FKSB sebagai Katalisator Pembangunan di Kota Semarang

Kamis, 16 April 2026 - 13:25 WIB

Venice Aesthetic Clinic Digugat Rp1 Miliar dan Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Cedera Saraf Picu Sorotan Publik

Kamis, 16 April 2026 - 05:07 WIB

Resmi Menjabat Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Edi Heri Wahyudi Disambut Karangan Bunga

Kamis, 16 April 2026 - 04:45 WIB

Respon Cepat, PT Praba Mas Hill Perbaiki Kerusakan Jalan Akses Tambang di Kalipancur

Kamis, 16 April 2026 - 02:24 WIB

Nekat Rampas Mobil Prajurit Marinir, Debt Collector di Medan Seret Istri Korban hingga Terluka

Berita Terbaru