Panitia SD Hj. Isriati Baiturrahman 2 Didesak Bertanggung Jawab Atas Pembatalan Mendadak Lomba Drum Band

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, 23 Januari 2026 – Kekecewaan mendalam dirasakan oleh wali murid dan pengelola dari 17 sekolah TK di Semarang. Secara mendadak, panitia Kejuaraan Drum Band Piala Ketua Umum YPKPI Masjid Raya Baiturrahman CUP 2026 mengumumkan penundaan kegiatan pada Jumat sore (23/1/2026), hanya sehari sebelum jadwal pelaksanaan yang seharusnya berlangsung Sabtu, 24 Januari 2026.

Surat resmi dengan nomor 193/SDHj.Is2/I/2026 tersebut menyatakan bahwa kegiatan ditunda hingga April 2026 dengan alasan cuaca ekstrem di Kota Semarang. Namun, keputusan sepihak yang diambil di waktu yang sangat mepet ini memicu gelombang protes dari para peserta.

Para peserta merasa sangat dirugikan karena telah mengeluarkan biaya besar yang sulit untuk ditarik kembali. Beberapa poin kerugian yang dialami 17 sekolah tersebut antara lain:

Uang Pendaftaran: Setiap sekolah telah menyetorkan uang pendaftaran sebesar Rp300.000.

Biaya Operasional: Pembayaran jasa pelatih drum band yang sudah dilakukan selama masa persiapan.

Uang Muka (DP) Hangus: Banyak sekolah yang sudah melakukan DP untuk penyewaan bus, katering konsumsi, hingga jasa rias (make-up) untuk anak-anak yang akan tampil.

Sewa Kostum: Kostum drum band yang sudah disewa dan siap digunakan terpaksa batal dipakai tanpa kepastian ganti rugi.

Andi Prastyo, salah satu orang tua murid peserta, mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan panitia. Ia menilai pembatalan pada sore hari sebelum hari-H sangat tidak profesional.

“Kami sangat kecewa. Kenapa pembatalannya baru sore ini, padahal besok sudah hari-H. Setiap sekolah sudah mengeluarkan biaya besar dan persiapan anak-anak sudah matang untuk besok. Ini sangat merugikan kami secara materiil dan mental anak-anak,” ujar Andi.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh wali murid dan pihak sekolah TK peserta menuntut pertanggungjawaban nyata dari panitia penyelenggara. Mereka berharap ada kompensasi atas biaya-biaya yang telah hangus atau setidaknya pengembalian dana (refund) yang adil, mengingat penundaan ke bulan April dianggap terlalu lama.

Pihak panitia dalam suratnya yang ditandatangani oleh Ketua Panitia, Luluil Maknun, S.Pd.I., M.Pd, dan Kepala Sekolah, Indah Harvanti Nur Purnama, S.Psi, memohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut demi keselamatan peserta. Namun, permohonan maaf tersebut dirasa belum cukup bagi warga yang telah menderita kerugian finansial.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UNTAG Semarang Kembali Lahirkan Doktor Ilmu Hukum, Advokat Dr. Sriyanti Resmi Raih Gelar Doktor ke-159
Sungai Babakan Meluap, Ketanggungan Brebes di Terjang Banjir: Akses Jalur Mudik Pejagan-Ketanggungan Lumpuh Total
Tragedi di Sungai Silandak: Niat Mengambil Bakul Hanyut, Bocah 7 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Kecelakaan Maut di Perempatan Milo Semarang, Dua Pengendara Motor Tewas
Abaikan K3, Proyek Ashta Home by 88 Baja Group di Kota Semarang Disorot
45 Tahun Menanti Keadilan, Nenek Sutapriyatun Minta Kapolri Usut Tuntas Laporan Polisi yang “Hilang”
Pijakan Bolong dan Keropos: JPO Depan Kodam Banyumanik Jadi “Jalur Maut” bagi Pejalan Kaki
Mencekam! Video Detik-detik Peledakan Gunung Karang di Cipongkor Viral, Warga Khawatir Longsor
Berita ini 594 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 06:35 WIB

UNTAG Semarang Kembali Lahirkan Doktor Ilmu Hukum, Advokat Dr. Sriyanti Resmi Raih Gelar Doktor ke-159

Kamis, 26 Maret 2026 - 04:41 WIB

Sungai Babakan Meluap, Ketanggungan Brebes di Terjang Banjir: Akses Jalur Mudik Pejagan-Ketanggungan Lumpuh Total

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:46 WIB

Tragedi di Sungai Silandak: Niat Mengambil Bakul Hanyut, Bocah 7 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 19 Februari 2026 - 02:28 WIB

Kecelakaan Maut di Perempatan Milo Semarang, Dua Pengendara Motor Tewas

Jumat, 6 Februari 2026 - 07:21 WIB

Abaikan K3, Proyek Ashta Home by 88 Baja Group di Kota Semarang Disorot

Berita Terbaru