Dugaan Tambang Galian C Tabrak Titik Koordinat di Klaten, LSM KCI Soroti Aktivitas Perusahaan Tambang

- Penulis

Jumat, 2 Januari 2026 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KLATEN (2 Januari 2026) – Aktivitas tambang Galian C di Kabupaten Klaten kembali menjadi sorotan serius. Meski pengawasan ketat terus dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah, praktik pelanggaran di lapangan diduga masih marak terjadi, mulai dari perizinan ilegal hingga aktivitas tambang yang keluar dari titik koordinat resmi.

Ketua Bidang Investigasi LSM Komando Cyber Indonesia (KCI), Dian Satriawan, dalam pantauan terbarunya mengungkapkan temuan miris terkait adanya perusahaan tambang yang diduga melakukan kegiatan penggalian di luar area yang ditentukan dalam dokumen izin (titik koordinat).

Berdasarkan hasil investigasi lapangan, Dian Satriawan menyoroti aktivitas di wilayah Bandungan, Jatinom, dan sekitarnya. Terdapat tiga entitas yang diduga kuat melakukan pelanggaran lokasi penambangan:

* PT Saklar

* PT Prakoso

* PT Mitra Niaga (berlokasi di Bandungan, Jatinom)

“Hal yang sangat miris adalah ditemukannya giat galian yang diduga dilakukan di luar titik koordinat resmi. Jika ini terbukti, maka aktivitas tersebut masuk dalam kategori ilegal dan merusak tata ruang serta ekosistem lingkungan secara serampangan,” tegas Dian Satriawan dalam keterangannya, Jumat (2/1).

Aktivitas Galian C di wilayah lereng Merapi, Kemalang, dan Jatinom tidak hanya menyisakan persoalan izin. Dampak lingkungan yang masif serta pelanggaran lalu lintas oleh truk pengangkut pasir dan batu menjadi keluhan rutin masyarakat.

Dinas Perhubungan (Dishub) setempat dilaporkan sering melakukan penertiban terhadap truk-truk yang melanggar jalur dan jam operasional. Namun, keberadaan tambang yang diduga ilegal ini disinyalir menjadi akar masalah yang memicu rusaknya infrastruktur jalan akibat beban yang berlebihan (overkapasitas).

Mengingat kewenangan izin pertambangan berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, LSM KCI mendorong adanya tindakan tegas dari tim gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP Provinsi.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan pengecekan ulang terhadap plotting titik koordinat perusahaan-perusahaan tersebut. Jangan sampai izin dijadikan kedok untuk merusak lahan di luar area yang diperbolehkan,” tambah Dian.

Pihaknya juga meminta agar penindakan tidak hanya berhenti pada tilang kendaraan, tetapi hingga penutupan lokasi dan proses pidana jika terbukti melakukan penambangan ilegal. Aktivitas Galian C di Klaten tetap menjadi isu krusial yang memerlukan komitmen lintas instansi dalam hal penegakan hukum dan pengaturan lalu lintas demi menjaga kelestarian lereng Merapi.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti
Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat
Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?
Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya
Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Wanita Muda di Semarang Diduga Dianiaya di Rumah Sendiri, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Polsek Jepara Kota Diduga Lakukan Pembiaran dan Abaikan Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Pertalite
Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Ruang DPUPR dan Rumah Kerabat Disegel
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:30 WIB

Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:13 WIB

Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

Berita Terbaru