VIRAL! Warga Pancur Jepara Protes Galian C Diduga Ilegal: Jalan Rusak, Debu Ngebul, dan Takut Longsor!

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEPARA, TrendingJateng.com – Warga Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara tengah dihebohkan oleh aktivitas penambangan Galian C yang diduga kuat beroperasi tanpa izin resmi alias ilegal. Aktivitas alat berat yang sudah berlangsung cukup lama ini mulai memicu keresahan mendalam bagi masyarakat setempat.

Warga mengeluhkan bahwa kenyamanan lingkungan mereka terusik dan infrastruktur desa perlahan mulai hancur akibat proyek penambangan tersebut.

Berdasarkan laporan di lapangan, ada tiga poin utama yang menjadi sumber kekesalan warga Desa Pancur:

Akses Jalan Rusak Parah: Truk-truk besar bermuatan material yang melebihi kapasitas beban (overload) hilir mudik setiap hari, menyebabkan jalan desa hancur dan berlubang.

Polusi Udara Akut: Debu tebal yang dihasilkan dari lalu lintas truk pengangkut material sangat mengganggu kesehatan, terutama memicu gangguan pernapasan bagi anak-anak.

Ancaman Bencana Alam: Pengerukan tanah yang tidak terukur dikhawatirkan merusak topografi tanah sekitar dan meningkatkan risiko tanah longsor yang tinggi saat musim hujan tiba.

Kecurigaan warga bahwa galian ini ilegal diperkuat dengan tidak adanya papan informasi proyek ataupun sosialisasi resmi dari pihak pengelola sebelum alat-alat berat tersebut masuk ke wilayah mereka.

“Kami merasa tidak pernah diajak musyawarah. Tiba-tiba alat berat masuk dan lingkungan kami rusak. Kami hanya ingin ketenangan dan kepastian hukum atas tanah kelahiran kami,” ungkap salah satu perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya.

Dampak ini juga mulai merembet ke sektor pertanian. Dalam kolom komentar media sosial, seorang netizen bernama Mamat Koko ikut menjerit karena lahannya terdampak. “Tolong kami pak lahan kami gak bisa tanam padi. 3 thn nganggur, sedangkan pajak kami gimana solusinya pak,” tulisnya nelangsa.

Tak tinggal diam, warga Desa Pancur melayangkan tuntutan tegas kepada pihak-pihak berwenang, di antaranya:

1. Mendesak Pemerintah Kabupaten Jepara dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lokasi.

2. Menuntut penghentian sementara seluruh aktivitas penambangan sampai pihak pengelola mampu menunjukkan dokumen perizinan yang lengkap dan sah.

3. Menuntut rehabilitasi atau perbaikan total pada jalan desa yang rusak akibat aktivitas pengangkutan material.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu tindakan tegas dari aparat penegak hukum agar lingkungan mereka tidak semakin dieksploitasi dan dirugikan. (Red)

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti
Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat
Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?
Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya
Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Wanita Muda di Semarang Diduga Dianiaya di Rumah Sendiri, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Polsek Jepara Kota Diduga Lakukan Pembiaran dan Abaikan Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Pertalite
Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Ruang DPUPR dan Rumah Kerabat Disegel
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:30 WIB

Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:13 WIB

Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

Berita Terbaru