Baru Seminggu Dikerjakan, Jalan Kuripan-Wonosekar Retak Parah: Bukti Nyata Besi Tak Tersambung dan Cor Berkualitas Rendah

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 03:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Fakta mencengangkan kembali ditemukan di lokasi proyek pembangunan jalan penghubung Desa Teluk – Desa Tlogorejo (Ruas Kuripan-Wonosekar), Kecamatan Karangawen. Meski baru berumur satu minggu pasca pengerjaan, infrastruktur yang menelan anggaran rakyat tersebut kini kondisinya sudah rusak dan retak-retak parah.

Temuan ini dikonfirmasi langsung oleh Cahyono, Ketua Umum LSM Laskar Sedulur Mapan, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa pagi (24/2/2026).

Kerusakan yang terjadi dalam waktu singkat ini dinilai bukan tanpa sebab. Cahyono memaparkan bahwa retaknya jalan beton tersebut merupakan konsekuensi logis dari pemasangan rangka besi yang asal-asalan dan material cor yang tidak memenuhi standar.

“Bayangkan, baru seminggu dikerjakan jalan sudah retak parah di mana-mana. Ini membuktikan kualitas cor sangat buruk. Kami juga menemukan bahwa besi tulangan memang sengaja tidak disambung, sehingga beton tidak memiliki daya ikat yang kuat untuk menahan beban,” jelas Cahyono di lapangan.

Kualitas material bangunan di lokasi tersebut kini menjadi sorotan tajam. Selain retak, permukaan beton ditemukan sangat rapuh bahkan hancur hanya dengan dicakar menggunakan tangan. Kondisi ini memperkuat dugaan adanya pengurangan volume semen dalam campuran cor.

Cahyono menuding pengerjaan oleh pihak kontraktor (PT) dilakukan secara tidak profesional demi meraup keuntungan maksimal tanpa memperhatikan kualitas.

“Pengerjaannya terkesan asal-asalan. Bagaimana mungkin jalan yang diproyeksikan untuk transportasi warga jangka panjang sudah hancur dalam hitungan hari? Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat,” tambahnya

Melihat kondisi fisik jalan yang sudah rusak sebelum difungsikan secara maksimal, LSM Laskar Sedulur Mapan melalui Cahyono mendesak langkah konkret:

Pembongkaran Total: Mendesak pihak pelaksana untuk membongkar bagian beton yang retak dan memasang kembali pembesian sesuai standar RAB (dua lapis dan saling mengikat).

Audit Investigatif: Menyiapkan laporan resmi ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kerugian negara.

Tanda Bukti: Titik-titik kerusakan dan penyimpangan teknis telah ditandai sebagai bukti otentik untuk proses hukum nantinya.

“Kami tidak akan diam. Lokasi sudah kami tandai. Jika tidak ada tindakan tegas untuk membongkar dan memperbaiki sesuai aturan, kami akan bawa masalah ini ke jalur formal. Rakyat Demak tidak butuh jalan yang sekali lewat langsung hancur,” pungkasnya.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Jalan Inspeksi Wonosekar Disorot: Papan Informasi “Gaib” dan Kondisi Beton Sudah Retak
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:23 WIB

Proyek Jalan Inspeksi Wonosekar Disorot: Papan Informasi “Gaib” dan Kondisi Beton Sudah Retak

Selasa, 24 Februari 2026 - 03:51 WIB

Baru Seminggu Dikerjakan, Jalan Kuripan-Wonosekar Retak Parah: Bukti Nyata Besi Tak Tersambung dan Cor Berkualitas Rendah

Berita Terbaru