Wujudkan Wisata Berkelanjutan, Mahasiswa KKN PMD Unram Luncurkan Pemetaan Spasial di Desa Sekotong Barat

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKOTONG BARAT , 1 Februari 2026– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PMD) Universitas Mataram (Unram) melakukan terobosan dalam pengembangan potensi daerah melalui program Pemetaan Spasial Destinasi Wisata dan Administrasi Desa.

Langkah ini diambil sebagai strategi jangka panjang untuk mendorong pariwisata berkelanjutan di Desa Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat, dengan memadukan teknologi data dan partisipasi aktif masyarakat.

Program yang berlangsung sejak Desember 2025 ini bertujuan menciptakan sistem perencanaan pembangunan desa yang presisi. Dengan mengandalkan data spasial yang akurat, Pemerintah Desa Sekotong Barat kini memiliki basis data digital untuk menentukan arah kebijakan pariwisata yang lebih terukur.

Proses pemetaan dilakukan melalui beberapa tahapan teknis, di antaranya:

Survei Lapangan: Peninjauan langsung titik-titik potensial.

Teknologi GPS: Pengambilan koordinat akurat untuk akurasi lokasi.

Diskusi Partisipatif: Menggali nilai sejarah dan budaya lokal bersama warga.

Pengolahan SIG: Data mentah diolah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) menjadi peta digital dan cetak.

Peta yang dihasilkan mencakup seluruh kekayaan alam desa, mulai dari kawasan pantai, zona wisata bahari, hingga potensi budaya yang selama ini belum terdata secara sistematis.

“Potensi wisata kita besar, tetapi belum tertata maksimal. Dengan pemetaan ini, kami terbantu melihat desa secara utuh dan merencanakan pengembangan dengan lebih jelas,” ujar Sekretaris Desa Sekotong Barat.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KKN PMD Unram Sekotong Barat menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah keberlanjutan.

“Kami ingin KKN ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang. Melalui pemetaan spasial, desa kini memiliki aset data yang bisa digunakan dan dikembangkan terus-menerus oleh pemerintah desa maupun masyarakat,” ungkapnya.

Harapannya, Desa Sekotong Barat tidak hanya menjadi destinasi yang indah di mata wisatawan, tetapi juga menjadi model desa wisata yang dikelola secara profesional, berkeadilan, dan berbasis data. Dengan pijakan yang kuat, potensi alam yang melimpah diharapkan mampu dikonversi menjadi sumber kesejahteraan nyata bagi seluruh warga desa.

 

Penulis : Ningsih

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Gardu Induk Jepara Memanas, Majelis Hakim Pertanyakan Data PLN dan Status Tanah
Yayasan Kedhaton Mataram Agung Resmi Berdiri di Semarang, Siap Jadi Wadah Budaya Nusantara
Berbulan-bulan Dibiarkan Longsor, Tanggul di Jl. Candi Kencana Raya Kalipancur Ancam Keselamatan Pengendara
Mediasi Kedua Sengketa Gardu Induk Jepara, Kuasa Hukum Warga Minta Proyek Dihentikan Sementara
Gardu Induk PLN Digugat Warga Jepara, Kuasa Hukum Minta Proyek Ditunda Hingga Putusan Inkrah
Tangis Haru Warnai Pentas Seni dan Kenaikan Kelas SDN 01 Ngaliyan Semarang
Aliansi Banjarnegara Bersatu Gelar Deklarasi Mini dan Penyaluran Bantuan Material Masjid Baiturrohman
Proyek Jalan Cibentang-Banjarsari Brebes Diduga Tabrak Aturan K3 dan Tak Sesuai RAB, Preman Jadi Tameng?
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 04:07 WIB

Sidang Gardu Induk Jepara Memanas, Majelis Hakim Pertanyakan Data PLN dan Status Tanah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:22 WIB

Yayasan Kedhaton Mataram Agung Resmi Berdiri di Semarang, Siap Jadi Wadah Budaya Nusantara

Senin, 13 Juli 2026 - 03:44 WIB

Berbulan-bulan Dibiarkan Longsor, Tanggul di Jl. Candi Kencana Raya Kalipancur Ancam Keselamatan Pengendara

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:47 WIB

Mediasi Kedua Sengketa Gardu Induk Jepara, Kuasa Hukum Warga Minta Proyek Dihentikan Sementara

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:50 WIB

Gardu Induk PLN Digugat Warga Jepara, Kuasa Hukum Minta Proyek Ditunda Hingga Putusan Inkrah

Berita Terbaru