Kemensos Ingatkan Aturan Donasi: Artis dan Influencer Diimbau Izin Dulu

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 01:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengimbau agar para artis dan influencer yang berniat melakukan penggalangan dana untuk korban bencana, seperti banjir dan longsor, untuk meminta izin terlebih dahulu.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat ditemui di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12/25). Imbauan ini ditekankan sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan izin penggalangan dana.

“Tetapi sebaiknya kalau menurut ketentuan itu izin dulu. Ya izinnya bisa dari kabupaten, kota, atau juga dari Kementerian Sosial,” ujar Gus Ipul.

Pihak Kemensos menjelaskan bahwa proses perizinan penggalangan dana tidak rumit dan dapat diperoleh dari berbagai tingkatan sesuai dengan cakupan kegiatan donasi tersebut.
Pelaporan dan Audit Jadi Kunci Akuntabilitas
Meski membuka kesempatan bagi semua pihak untuk berdonasi, Gus Ipul menegaskan bahwa aspek pelaporan menjadi elemen yang paling penting, terutama setelah menerima sumbangan dalam jumlah besar dari masyarakat.

Untuk penggalangan dana skala besar, Mensos menyebutkan adanya standar audit profesional. Jika dana yang terkumpul di atas Rp 500 juta, maka pihak penggalang dana wajib bekerja sama dengan auditor bersertifikat.

“Kalau di atas Rp 500 juta ya harus menggunakan auditor. Harus bekerja sama dengan auditor yang bersertifikat untuk juga bisa melaporkan, dapatnya dari mana saja, diperuntukkan apa saja,” kata Gus Ipul.

Menurutnya, pelaporan ini penting dilakukan sebagai antisipasi agar penggunaan dana sumbangan dapat dipertanggungjawabkan dan tidak terjadi penyalahgunaan.
Gus Ipul juga menegaskan apresiasinya dan membolehkan semua pihak untuk membuka donasi, selama mematuhi ketentuan yang berlaku demi transparansi dan akuntabilitas.

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti
Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Pemerasan, Karyawan Mall 23 POJ City Semarang Tempuh Jalur Hukum
Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat
Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?
Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya
Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Wanita Muda di Semarang Diduga Dianiaya di Rumah Sendiri, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Polsek Jepara Kota Diduga Lakukan Pembiaran dan Abaikan Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Pertalite
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Pemerasan, Karyawan Mall 23 POJ City Semarang Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:30 WIB

Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:13 WIB

Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru