407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot

- Penulis

Selasa, 22 September 2026 - 02:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SEMARANG — Penindakan terhadap kapal SPOB Nurfaizah 03 di perairan Semarang terkait dugaan pengangkutan BBM jenis solar tanpa dokumen lengkap kini memasuki tahap pengembangan.

Kapal tersebut diperiksa jajaran Lanal Semarang setelah adanya pengembangan informasi intelijen sejak 14 September 2026. Dalam pemeriksaan, petugas menemukan sekitar 407 ton BBM jenis High Speed Diesel (HSD) atau solar di dalam kapal.

Kapal berbendera Indonesia dengan tonase 634 GT itu diketahui berlayar dari Cilegon, Banten menuju Semarang. Kapal juga membawa 13 awak dengan nakhoda berinisial FL.

Selain muatan solar, petugas menemukan sejumlah persoalan dokumen, di antaranya tidak adanya Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut (SIUPAL) dan dokumen muatan atau manifest. Sejumlah sertifikat kapal juga disebut telah kedaluwarsa.

Kini penyelidikan tidak hanya berhenti pada kapal dan awaknya. Aparat masih mengembangkan dari mana asal BBM tersebut, siapa yang memasok, serta siapa pihak yang menjadi tujuan atau penerima muatan.

Dalam perkembangan di lapangan, mulai mencuat nama berinisial SRDMN dan PPT yang disebut-sebut tengah menjadi perhatian dalam pengembangan perkara.

Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari aparat yang menyatakan kedua inisial tersebut sebagai pemasok maupun pihak yang bertanggung jawab atas muatan solar tersebut.

Karena itu, penyebutan nama tersebut masih sebatas informasi yang muncul dalam proses pengembangan dan belum dapat disimpulkan sebagai keterlibatan pidana.

Pertanyaan berikutnya justru berada pada mata rantai distribusi: dari siapa solar tersebut diperoleh, siapa yang memerintahkan pengangkutan, dan siapa yang akan menerima 407 ton BBM itu?

Pengembangan perkara diharapkan mampu mengungkap seluruh jaringan di balik pengangkutan BBM tersebut, bukan hanya berhenti pada kapal dan awak yang ditemukan di lapangan.

Sementara itu, pemerintah Jawa Tengah menyatakan mendukung penindakan terhadap penyalahgunaan BBM karena pasokan solar berkaitan langsung dengan kebutuhan operasional nelayan.

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur
TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang
Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi
Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan
Kangen Band Mendadak Dinyatakan Bubar, Dodhy Singgung Kezaliman Internal, Andika Mengaku Bingung
SPBN Bulu Jepara Disorot Nelayan, Penyaluran Solar Subsidi Diduga Dimonopoli Mafia BBM
Sidang Gardu Induk Jepara Memanas, Majelis Hakim Pertanyakan Data PLN dan Status Tanah
Proyek Selokan di Banyumanik di Protes Warga Diduga Tak Sesuai Spek: Pemkot Semarang Jangan Bungkam!
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:49 WIB

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur

Selasa, 22 September 2026 - 02:24 WIB

407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 10:44 WIB

TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang

Sabtu, 19 September 2026 - 07:23 WIB

Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi

Sabtu, 19 September 2026 - 02:40 WIB

Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan

Berita Terbaru