Keluarga Bos Rokok HS Tanggung Penuh Biaya dan Pendidikan Korban Kecelakaan

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KULON PROGO – Perkembangan terbaru terkait insiden kecelakaan di Perempatan Mlangsen/Palihan, Temon, menunjukkan langkah kemanusiaan yang positif. Pihak keluarga Muhammad Suryo (Bos Rokok HS) dan keluarga korban, Bapak Abdullah, menyatakan telah saling memaafkan dan menempuh jalan kekeluargaan.

Insiden yang terjadi pada 1 Maret 2026 tersebut sebelumnya melibatkan moge Harley-Davidson milik Muhammad Suryo dan Yamaha Jupiter MX yang dikendarai Abdullah (AA) bersama putranya, Deva (DN).

Meski tengah dirundung duka atas berpulangnya sang istri, Anis Syarifah, pihak keluarga Bapak Suryo menegaskan komitmen mereka untuk memberikan perhatian penuh kepada para korban yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Bentuk tanggung jawab yang diberikan bapak Suryo meliputi:

Perawatan Medis: Jaminan biaya pengobatan sepenuhnya bagi Abdullah dan Deva hingga sembuh total.

Ganti Rugi Materil: Penyerahan satu unit sepeda motor baru serta pemberian santunan.

Jaminan Masa Depan: Pemberian beasiswa pendidikan penuh untuk Deva hingga menyelesaikan jenjang perguruan tinggi.

Kedua belah pihak memilih untuk tidak memperpanjang konflik di tengah musibah ini. Kesepakatan untuk saling memaafkan diambil sebagai langkah terbaik agar fokus utama saat ini tetap pada pemulihan kesehatan Bapak Abdullah dan Deva, serta masa berkabung bagi keluarga besar Bapak Suryo.

“Kami telah saling memaafkan. Fokus kami sekarang adalah memastikan Bapak Abdullah dan Deva mendapatkan perawatan terbaik hingga pulih kembali,” ungkap nya

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti
Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat
Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?
Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya
Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Wanita Muda di Semarang Diduga Dianiaya di Rumah Sendiri, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Polsek Jepara Kota Diduga Lakukan Pembiaran dan Abaikan Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Pertalite
Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Ruang DPUPR dan Rumah Kerabat Disegel
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:30 WIB

Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:13 WIB

Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

Berita Terbaru