Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka W Disorot: Netizen Sebut “Ketar-Ketir” Jika Sudewo Bongkar Aliran Dana Kriminalisasi Botok Cs

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI, 21 Januari 2026– Penangkapan Bupati Pati, Sudewo, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) tidak hanya mengguncang pemerintahan daerah, tetapi juga menyeret nama Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka W, ke dalam pusaran polemik publik. Warganet kini ramai membicarakan dugaan adanya hubungan transaksional di balik penahanan aktivis “Botok Cs” yang dinilai sebagai pesanan Kekuasaan .

Seiring dengan ditetapkannya Sudewo sebagai tersangka kasus pemerasan dan suap proyek DJKA, publik mulai menghubungkan titik-titik kecurigaan terkait kriminalisasi terhadap Botok Cs. Di berbagai platform media sosial, muncul narasi bahwa Kombes Pol Jaka W kini dalam posisi terpojok.

“Kapolresta Pati pasti ketar-ketir jika Sudewo bernyanyi aliran dananya mengalir ke mana saja, terutama jika ada aliran untuk intimidasi dan menjebloskan saudara-saudara kita, Botok Cs,” tulis salah satu komentar netizen yang memicu ribuan interaksi.

Langkah Kapolresta Pati menjerat Botok Cs dengan pasal pemblokiran jalan dianggap sebagai upaya membungkam pihak yang mengancam kedudukan Bupati Sudewo. Namun, dengan terbongkarnya modus korupsi Sudewo yang menyimpan uang hasil pemerasan dalam karung, warganet mendesak KPK untuk turut memeriksa apakah ada sebagian dana tersebut yang mengalir ke oknum aparat guna “mengamankan” situasi di Pati.

Dugaan rekayasa kasus ini diperkuat oleh keresahan warga net yang menyebut Kapolresta Pati sebagai pelindung pejabat, sembari membiarkan kasus-kasus lain seperti pembakaran rumah warga berlalu tanpa tindakan hukum yang jelas.

Pernyataan Sudewo yang mengaku “dikorbankan” saat tiba di Gedung Merah Putih KPK memicu spekulasi bahwa ia siap menjadi Justice Collaborator. Jika Sudewo mulai membeberkan rincian pengeluaran dana taktisnya untuk memengaruhi penegakan hukum, posisi Kombes Pol Jaka W sebagai pimpinan kepolisian setempat akan sangat dipertaruhkan.

Masyarakat Pati kini menuntut kebenaran yang sesungguhnya: apakah penahanan Botok Cs murni karena pelanggaran hukum, ataukah bagian dari konspirasi yang dibiayai oleh uang haram hasil korupsi sang Bupati?

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti
Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Pemerasan, Karyawan Mall 23 POJ City Semarang Tempuh Jalur Hukum
Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat
Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?
Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya
Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Wanita Muda di Semarang Diduga Dianiaya di Rumah Sendiri, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Polsek Jepara Kota Diduga Lakukan Pembiaran dan Abaikan Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Pertalite
Berita ini 263 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Pemerasan, Karyawan Mall 23 POJ City Semarang Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:30 WIB

Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:13 WIB

Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru