Diduga Gelapkan Dana Nasabah Miliaran Rupiah, Oknum Anggota DPRD Kendal Digeruduk Massa

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Puluhan nasabah Koperasi Bhakti Makmur Jaya (BMJ) melakukan aksi protes keras dengan mendatangi kantor koperasi di Jalan Sapen, Desa Boja, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, pada Jumat (27/3/2026). Kedatangan massa ini dipicu oleh belum cairnya dana Simpanan Hari Raya (Sihara) meskipun momentum Idulfitri 2026 telah berlalu.

Kericuhan hampir pecah saat nasabah menuntut pertanggungjawaban pengelola terkait raibnya dana yang ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah. Dugaan penggelapan ini mengarah pada bendahara koperasi berinisial MSP, yang juga diketahui menjabat sebagai anggota aktif DPRD Kabupaten Kendal.

Para nasabah tidak hanya mengepung kantor koperasi, tetapi juga membentangkan spanduk bertuliskan, “Peringatan Keras, Koperasi Ini dalam Pengawasan Nasabah dan Anggota.” Suasana sempat memanas ketika massa berteriak menuntut pengembalian uang mereka.

Karena tidak mendapatkan jawaban memuaskan di kantor, massa kemudian bergerak menuju kediaman MSP di Desa Ngabean, Kecamatan Boja. Di sana, warga kembali melakukan aksi serupa dan memasang spanduk penagihan sebagai bentuk kekecewaan terhadap wakil rakyat tersebut.

Salah satu korban, Setiyati, mengungkapkan rasa frustrasinya karena uang deposito senilai Rp100 juta miliknya tidak bisa ditarik, padahal sudah jatuh tempo sebelum Lebaran.

“Uang itu hak kami. Kami sudah menunggu lama, tapi sampai sekarang tidak ada kepastian. Deposito saya seratus juta rupiah yang harusnya cair sebelum Lebaran pun tidak ada kabarnya,” ujar Setiyati dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola koperasi maupun MSP belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan para nasabah. Sementara itu, pihak kepolisian setempat tampak berjaga di lokasi untuk mengantisipasi tindakan anarkis dari massa yang masih bertahan.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti
Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat
Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?
Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya
Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Wanita Muda di Semarang Diduga Dianiaya di Rumah Sendiri, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Polsek Jepara Kota Diduga Lakukan Pembiaran dan Abaikan Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Pertalite
Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Ruang DPUPR dan Rumah Kerabat Disegel
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:30 WIB

Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:13 WIB

Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

Berita Terbaru