Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis di Wonosobo: 78 Dapur Resmi Beroperasi di Bawah Pengawasan Ketat

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi agenda strategis nasional yang mulai dirasakan manfaatnya di daerah. Di Kabupaten Wonosobo, implementasi program ini terus diperkuat untuk memastikan pemenuhan nutrisi anak sekolah dan ibu hamil sesuai dengan amanat UUD 1945 terkait hak kesehatan dan pendidikan.

Dalam diskusi mendalam di Temu Kamu Caffe, Koordinator Wilayah Kabupaten Wonosobo, Satika Mahda, menjelaskan bahwa hingga saat ini telah beroperasi sebanyak 78 dapur MBG di seluruh wilayah Wonosobo. Angka ini diproyeksikan akan terus bertambah hingga melampaui 100 dapur guna menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Namun, Satika menegaskan bahwa proses pendirian dapur tidak bisa dilakukan sembarangan. Setiap unit harus melewati pengawasan ketat dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Legalitas: Wajib memiliki yayasan yang sah secara hukum.

Lokasi & SOP: Tempat produksi harus sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) BGN.

Ketentuan Unit: Setiap yayasan maksimal diperbolehkan mengelola 10 dapur MBG dengan syarat memiliki kesiapan modal yang cukup.

Program ini dirancang secara spesifik dengan membagi kategori porsi berdasarkan kebutuhan usia dan kondisi fisik penerima manfaat:

Porsi Besar (Rp10.000): Dialokasikan untuk siswa kelas 4 SD hingga jenjang SMA, serta bagi ibu hamil.

Porsi Kecil (Rp8.000): Dialokasikan untuk anak-anak TK, balita, serta siswa kelas 1 sampai kelas 3 SD.

Langkah ini diambil sebagai langkah konkret pemerintah dalam menekan angka stunting dan memastikan daya tahan tubuh serta perkembangan otak anak-anak di Wonosobo berjalan Lancar.

Satika Mahda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mengawal jalannya program ini. Ia membuka pintu bagi masyarakat yang ingin melaporkan adanya dugaan pelanggaran atau ketidaksesuaian SOP di lapangan.

“Masyarakat dipersilakan melapor jika menemukan ketidaksesuaian, namun harus disertai bukti yang kuat agar kami bisa segera menindaklanjutinya,” tegas Satika.

Pihak Koordinator Wilayah juga menyatakan keterbukaannya terhadap media dan publik yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai Program MBG, baik melalui pertemuan langsung maupun saluran komunikasi WhatsApp.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur
407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot
TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang
Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi
Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan
Kangen Band Mendadak Dinyatakan Bubar, Dodhy Singgung Kezaliman Internal, Andika Mengaku Bingung
SPBN Bulu Jepara Disorot Nelayan, Penyaluran Solar Subsidi Diduga Dimonopoli Mafia BBM
Sidang Gardu Induk Jepara Memanas, Majelis Hakim Pertanyakan Data PLN dan Status Tanah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:49 WIB

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur

Selasa, 22 September 2026 - 02:24 WIB

407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 10:44 WIB

TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang

Sabtu, 19 September 2026 - 07:23 WIB

Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi

Sabtu, 19 September 2026 - 02:40 WIB

Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan

Berita Terbaru