“Polres Semarang Tahan Oknum DPRD Temanggung dalam Kasus Dugaan Kekerasan LC di Bandungan”

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. SEMARANG – Kasus dugaan penganiayaan berat yang melibatkan oknum pejabat publik kembali mencoreng citra lembaga legislatif. Nur Rofiq, anggota DPRD Kabupaten Temanggung aktif dari Fraksi PPP, resmi ditahan oleh Satreskrim Polres Semarang.

Penahanan tersebut merupakan buntut dari dugaan aksi kekerasan yang dilakukan Pelaku terhadap seorang perempuan pemandu lagu (Lady Companion/LC) di Karaoke Sinar Abadi (SA), kawasan wisata Bandungan, Kabupaten Semarang.

Kasus ini mencuat ke publik setelah unggahan video dari akun TikTok MF Hasan viral di media sosial. Dalam pernyataannya, Hasan Selaku Penerima Kuasa yang merupakan ketua LPK-RI mengungkap dugaan tindakan represif yang dilakukan oknum anggota dewan tersebut hingga menyebabkan korban mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Pelaku berada di lokasi hiburan malam tersebut. Diduga dalam pengaruh minuman keras, terjadi cekcok yang kemudian berujung pada tindakan penganiayaan terhadap korban.

MF Hasan turut memberikan apresiasi terhadap langkah pihak kepolisian yang dinilai berani dan profesional dalam menangani perkara tersebut.

“Ini merupakan bentuk penegakan hukum yang adil dan tidak terpengaruh oleh kekuasaan yang dimiliki pelaku. Hukum tidak lagi seperti istilah tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Semua memiliki kedudukan yang sama di mata hukum,” ujarnya.

Penangkapan Nur Rofiq pun memicu sorotan tajam dari masyarakat, terutama terkait latar belakang partai tempatnya bernaung. Sebagai kader PPP yang dikenal sebagai partai berasaskan keagamaan, perilaku Oknum DPRD Temanggung ini dinilai bertentangan dengan nilai moral dan etika publik.

Beberapa hal yang menjadi perhatian publik di antaranya dugaan gaya hidup tersangka yang kerap mengunjungi tempat hiburan malam, keterlibatannya dalam tindak kekerasan sebagai pejabat publik, hingga desakan kepada partai untuk memberikan sanksi tegas.

Saat ini, pihak Polres Semarang masih mendalami motif di balik kasus penganiayaan tersebut. Pelaku telah diamankan guna menjalani proses hukum lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DPC maupun DPW PPP Jawa Tengah belum memberikan pernyataan resmi terkait status keanggotaan Nur Rofiq pasca penahanan tersebut.

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti
Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat
Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?
Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya
Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Wanita Muda di Semarang Diduga Dianiaya di Rumah Sendiri, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Polsek Jepara Kota Diduga Lakukan Pembiaran dan Abaikan Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Pertalite
Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Ruang DPUPR dan Rumah Kerabat Disegel
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:30 WIB

Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:13 WIB

Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

Berita Terbaru