KUDUS – Kepolisian Resor (Polres) Kudus kembali menunjukkan aksi nyata dalam memberikan pelayanan yang humanis selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026. Seorang pemuda bernama Adrian, pekerja gerai fried chicken di Desa Purwosari, akhirnya bisa bernapas lega dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga di Kabupaten Pati berkat respons cepat jajaran kepolisian.
Kisah ini bermula saat Adrian mengirimkan pesan melalui Direct Message (DM) ke akun Instagram resmi Polres Kudus. Dalam pesannya, ia mencurahkan kegelisahannya karena tidak memiliki kendaraan dan terkendala biaya untuk pulang kampung.
Dalam pesan tersebut, Adrian bahkan berniat meminta bantuan polisi hanya untuk mengantarnya ke Mako Polres Kudus agar tarif ojek online yang ia pesan bisa lebih murah menuju Pati.
“Minres aku mau curhat & minta tolong boleh? Jadi gini minres, saya kerja di Kudus, mau pulang ke Pati biar bisa lebaran sama keluarga, tapi tidak ada kendaraan. Kalau pakai ojol dari sini mahal, apa bisa ya minres kalau nanti malam sekitar jam 7 saya diantarkan ke Mako Polres Kudus supaya bisa pesan ojol dari sana biar lebih murah,” tulis Adrian.
Mendapati laporan tersebut, admin media sosial Polres Kudus segera meneruskan informasi kepada Satgas Preventif Ops Ketupat Candi 2026. Diketahui, keluarga Adrian pun merasa khawatir untuk menjemput lantaran padatnya arus lalu lintas di malam takbiran.
Merespons situasi tersebut, Kasatgas Preventif yang juga Kasat Samapta Polres Kudus, AKP Noor Alifi, langsung memimpin anggotanya menjemput Adrian di kos-kosannya. Namun, pelayanan polisi tidak berhenti sampai di Mako Polres saja.
Petugas justru mengantarkan Adrian menggunakan mobil dinas hingga ke perbatasan wilayah hukum Polresta Pati. Koordinasi antar-wilayah pun berjalan mulus; Satsamapta Polresta Pati kemudian melanjutkan pengantaran Adrian hingga tiba di depan pintu rumahnya di Desa Tendas, Kecamatan Tayu.
Tak hanya mengantar, petugas juga memberikan bingkisan lebaran sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rasa haru tak bisa disembunyikan oleh Adrian setibanya di rumah. Ia tidak menyangka bahwa pesan singkat di media sosial akan direspons dengan tindakan nyata yang begitu jauh.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Polres Kudus dan Polresta Pati. Saya benar-benar tidak menyangka akan dibantu sampai diantar pulang ke rumah. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkap Adrian penuh syukur.
Sementara itu, mewakili Kapolres Kudus, AKP Noor Alifi menegaskan bahwa Polri berkomitmen menjadi solusi bagi kesulitan warga di tengah momentum sakral Idul Fitri.
Pelayanan Prima: Menjamin masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga secara aman.
Hadir di Tengah Warga: Polri tidak hanya soal penegakan hukum, tapi juga sisi kemanusiaan.
Respons Cepat: Media sosial menjadi kanal efektif untuk menyerap aspirasi dan aduan darurat.
“Ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian kami. Sudah sepatutnya kita membantu agar masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga secara aman dan nyaman,” pungkas AKP Noor Alifi, Sabtu (21/3/2026).
Penulis : Widi
Editor : Redaksi











