Kasus Pelecehan di Brebes Memanas: Korban LR Diteror Pelaku Lewat FB, Tantang Laporan Tak Akan Jalan Karena “Tak Punya Uang”

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa LR, seorang pedagang wanita di Kecamatan Ketanggungan, Brebes, kini semakin memprihatinkan. Selain harus menanggung beban psikologis akibat pelecehan fisik, korban kini mengaku menjadi sasaran teror dan intimidasi oleh terduga pelaku melalui jejaring sosial.

Bukannya menunjukkan penyesalan, terduga pelaku (Warju) justru diduga melakukan aksi teror kepada korban melalui pesan pribadi (inbox) di Facebook. Dalam pesan-pesan tersebut, pelaku melontarkan ucapan-ucapan yang tidak pantas dan sangat merendahkan martabat korban.

Lebih parah lagi, pelaku secara terang-terangan menantang dan meremehkan upaya hukum yang sedang ditempuh oleh LR. Pelaku sesumbar bahwa laporan polisi yang dibuat korban pada 9 Februari 2026 lalu di Polsek Ketanggungan tidak akan pernah diproses atau ditindaklanjuti.

“Pelaku menantang saya lewat FB. Dia bilang laporan saya tidak akan jalan karena saya tidak punya uang untuk mengurus kasus ini. Dia merasa kebal hukum,” ungkap LR dengan nada kecewa.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, LR melaporkan Warju atas dugaan pelecehan fisik (percobaan penciuman paksa) dan verbal di dalam rumah korban. Namun, hingga saat ini korban mengaku belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dan belum ada tanda-tanda pemeriksaan lanjutan dari penyidik.

Sikap arogan pelaku yang membawa-bawa isu “uang” sebagai penentu jalan atau tidaknya sebuah laporan kepolisian kini memicu kecurigaan publik terkait adanya praktik yang tidak sehat dalam penanganan perkara di tingkat bawah.

Fakta adanya teror dan tantangan dari pelaku ini semakin memperkuat urgensi perlindungan bagi korban. LR dan pihak keluarga mendesak Kapolres Brebes untuk segera turun tangan memantau kinerja jajaran di Polsek Ketanggungan.

Warga dan aktivis kemanusiaan menekankan bahwa hukum tidak boleh kalah oleh gertakan oknum yang merasa memiliki kekuatan materi. Jika dibiarkan, kasus ini akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum terhadap kasus kekerasan seksual di wilayah Brebes.

Reporter: Tim Investigasi

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantan Wakil Presiden RI ke-6 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun
Warga Tegalrejo Bawen Resah, Aktivitas Galian Diduga Tak Berizin Beroperasi di Zona Hijau
Polres Brebes Siap Jadi Pusat “Valet and Ride” Polda Jateng, Solusi Mudik Aman Idul Fitri 1447 H
Dugaan Galian C Ilegal di Klaten, Kapolres: Aduan Diterima Secara Transparan
Penusuk Advokat Bastian Sori Tertangkap di Semarang, 127 Pengacara KAI Bersatu
Sindir Pemkab Demak Lewat Aksi Nyata: Gen Z Demak Patungan Tambal Jalan Protokol yang Berlubang
Praktik Perjudian Terang-terangan Dekat Kantor Polsek Kartasura, Polisi Tak Berkutik?
Skandal “Uang Damai” 300 Juta: Dugaan Tebang Pilih Kasus Narkoba di Polres Tegal Mencuat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 02:47 WIB

Mantan Wakil Presiden RI ke-6 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun

Minggu, 1 Maret 2026 - 05:51 WIB

Warga Tegalrejo Bawen Resah, Aktivitas Galian Diduga Tak Berizin Beroperasi di Zona Hijau

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:08 WIB

Polres Brebes Siap Jadi Pusat “Valet and Ride” Polda Jateng, Solusi Mudik Aman Idul Fitri 1447 H

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:50 WIB

Dugaan Galian C Ilegal di Klaten, Kapolres: Aduan Diterima Secara Transparan

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:45 WIB

Kasus Pelecehan di Brebes Memanas: Korban LR Diteror Pelaku Lewat FB, Tantang Laporan Tak Akan Jalan Karena “Tak Punya Uang”

Berita Terbaru