Sindir Pemkab Demak Lewat Aksi Nyata: Gen Z Demak Patungan Tambal Jalan Protokol yang Berlubang

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Di tengah maraknya keluhan warganet terkait infrastruktur jalan yang rusak di media sosial, sekelompok pemuda di Kabupaten Demak memilih cara yang berbeda untuk bersuara. Alih-alih hanya mengetik kritik di kolom komentar, mereka turun langsung ke jalan untuk melakukan perbaikan secara swadaya.

Selama dua malam berturut-turut, mulai tanggal 24 hingga 25 Februari 2026, kawasan jalan protokol Demak mendadak ramai oleh aksi pemuda yang membawa sekop dan pasir. Gerakan yang diinisiasi oleh akun @suted.soekarno ini menyasar lubang-lubang membahayakan di sepanjang jalur Terminal hingga Jalan Pemuda.

Yang menarik, aksi ini tidak menggunakan dana pemerintah sepeser pun. Seluruh biaya pengadaan material, mulai dari pasir hingga peralatan, berasal dari hasil patungan para pemuda dan donasi warga yang peduli terhadap keselamatan berkendara.

“Ada donatur yang ingin disebutkan namanya, ada yang tidak. Yang pasti, motivasi kami satu: ingin Demak lebih aman bagi pengendara,” ujar salah satu pemuda yang ikut berkeringat di lokasi saat waktu sahur.

Aksi “turun tangan” para pemuda ini secara tidak langsung menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak. Gerakan swadaya ini dianggap sebagai bentuk mosi tidak percaya sekaligus pengingat nyata bagi Bupati Demak, Ibu Eisti’anah, dan jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Saat warga sipil merasa harus patungan demi menambal jalan protokol, publik mulai mempertanyakan efektivitas alokasi anggaran pemeliharaan jalan yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Keselamatan di jalan raya adalah hak setiap warga. Aksi inspiratif para pemuda ini diharapkan menjadi pemantik bagi pemangku kebijakan untuk lebih responsif terhadap fasilitas publik sebelum memakan korban jiwa.

 

Penulis : Angga

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti
Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat
Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?
Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya
Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Wanita Muda di Semarang Diduga Dianiaya di Rumah Sendiri, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Polsek Jepara Kota Diduga Lakukan Pembiaran dan Abaikan Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Pertalite
Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Ruang DPUPR dan Rumah Kerabat Disegel
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:30 WIB

Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:13 WIB

Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

Berita Terbaru