SEMARANG, 26 Januari 2026 – Kondisi fasilitas publik di kawasan Jalan Majapahit, tepatnya di depan RS Bhayangkara Prof. Awaloedin Djamin, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, menuai keluhan. Trotoar yang berada tepat di atas saluran air tersebut dilaporkan dalam kondisi rusak dan membahayakan keselamatan pejalan kaki.
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, akses yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pejalan kaki kini justru berubah menjadi ancaman. Beberapa titik kerusakan yang mencolok antara lain:
* Permukaan Tidak Rata: Paving atau penutup saluran air banyak yang mencuat dan miring, sehingga memicu risiko tersandung.
* Struktur Rapuh: Di beberapa bagian, beton penutup saluran terlihat sudah mulai terkikis dan rapuh.
* Lubang Menganga: Terdapat titik-titik lubang yang cukup besar. Jika tidak waspada, pejalan kaki bisa terperosok masuk ke dalam saluran air di bawahnya.
Mengingat lokasinya yang berada tepat di depan fasilitas kesehatan (RS Bhayangkara), mobilitas pejalan kaki di area ini tergolong tinggi, termasuk pasien, keluarga pasien, maupun masyarakat umum yang menggunakan transportasi publik.
“Kondisinya sangat memprihatinkan. Kalau malam hari minim penerangan, lubang-lubang ini sangat berbahaya. Apalagi ini area rumah sakit, banyak orang sakit atau lansia yang lewat sini,” ujar salah satu warga di lokasi.
Hingga saat ini, belum terlihat adanya tanda-tanda perbaikan atau pemberian rambu peringatan di titik-titik yang berlubang. Warga berharap Pemerintah Kota Semarang, khususnya dinas terkait (DPU), segera melakukan perbaikan permanen sebelum memakan korban jiwa.
Laporan: Tim Pantauan Lapangan
Penulis : Agung
Editor : Redaksi











