Tragis! Balita 2 Tahun Tewas Dianiaya Kekasih Ibunya di Semarang, Jasad Dibuang dalam Tas Belanja

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SEMARANG – Kasus pembunuhan sadis terhadap anak di bawah umur mengguncang wilayah Genuk, Kota Semarang. Seorang balita perempuan berusia 2 tahun, KL, ditemukan tewas setelah diduga dianiaya secara keji oleh B, yang merupakan kekasih dari ibu korban. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah lahan kosong setelah dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Kasus ini mulai terungkap setelah ibu korban, SR (31), memberikan laporan kepada pihak kepolisian di Cirebon yang kemudian diteruskan ke Polsek Genuk. Pada Jumat malam (19/12/2025) pukul 23.45 WIB, unit Reskrim Polsek Genuk bersama Tim Inafis Polrestabes Semarang yang dipimpin AKP Muklisin menindaklanjuti informasi tersebut dengan mendatangi lokasi pembuangan jenazah.

Berdasarkan keterangan saksi, aksi kekejaman terduga pelaku B dimulai sejak awal Desember 2025 di sebuah rumah kos di Jl. Krajansari, Genuk. Terduga pelaku dilaporkan kerap melakukan kekerasan fisik terhadap SR dan anak-anaknya hanya karena masalah sepele.

Puncak kekerasan terjadi pada Jumat (12/12/2025). Korban KL dilaporkan mengalami penganiayaan berat, mulai dari dipukul pada bagian kepala hingga diikat menggunakan sabuk (gesper), lalu dibanting hingga mengalami kejang-kejang. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu dini hari (13/12/2025).

Untuk menutupi perbuatannya, terduga pelaku membungkus jasad balita tersebut dengan beberapa lapis kantong plastik dan kain, kemudian memasukkannya ke dalam tas belanja berwarna biru. Pada Minggu pagi (14/12/2025), jasad tersebut dibuang di sebuah tanah kosong di Jl. Wolter Monginsidi, Kelurahan Banjardowo. Setelah kejadian, terduga pelaku memaksa saksi SR untuk melarikan diri bersamanya hingga ke luar kota dengan menumpang kendaraan logistik.

Tim Inafis Polrestabes Semarang berhasil menemukan tas belanja biru di lokasi yang ditunjukkan. Di dalamnya ditemukan bungkusan yang mengeluarkan bau menyengat, berisi pakaian dan tas punggung yang mengonfirmasi keberadaan jasad korban.

Saat ini, jenazah KL telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Semarang untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap saksi SR dan pengejaran intensif terhadap terduga pelaku B yang saat ini masih buron. (*)

 

Penulis : Hendra

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti
Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Pemerasan, Karyawan Mall 23 POJ City Semarang Tempuh Jalur Hukum
Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat
Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?
Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya
Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Wanita Muda di Semarang Diduga Dianiaya di Rumah Sendiri, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Polsek Jepara Kota Diduga Lakukan Pembiaran dan Abaikan Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Pertalite
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Pemerasan, Karyawan Mall 23 POJ City Semarang Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:30 WIB

Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:13 WIB

Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru