Warga Pekalongan Selatan Kecam Proyek Penambangan Diduga Merusak Ekosistem Hayati di Kajen

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN, 10 Desember 2025 – Proyek penambangan berskala besar di wilayah Kajen, Pekalongan Selatan, menuai kecaman keras dari masyarakat dan aktivis lingkungan. Kecaman ini muncul setelah ditemukannya tulisan bernada protes yang mengecam dampak negatif proyek tersebut terhadap lingkungan dan ekosistem hayati setempat.

​Protes terhadap penambangan di areal Kajen ini bahkan terekam jelas pada tangkapan gambar aplikasi satelit yang beredar luas. Tulisan dengan area sangat besar itu secara eksplisit menyebutkan bahwa proyek tersebut “PT Perusak Alam Banjir Modar Kabeh,”

Kecaman Tersebut Terdapat di tangkapan Layar satelit di wilayah Kajen Pekalongan Selatan

​Lokasi penambangan yang memiliki areal sangat luas ini berada di Pekalongan Selatan, sebuah daerah yang dikenal memiliki potensi pertambangan material seperti galian C (pasir, batu, dan tanah urug). Namun, aktivitas yang sangat masif ini dikhawatirkan membawa dampak jangka panjang yang serius.

​Berdasarkan laporan dan kecaman yang beredar, dampak yang ditimbulkan dari proyek penambangan ini antara lain:

​Kerusakan Ekosistem Hayati: Penggalian lahan dalam skala besar berpotensi menghancurkan habitat alami flora dan fauna, mengganggu keseimbangan ekosistem lokal, dan menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati.

​ Eksploitasi lahan yang tidak terkontrol meningkatkan risiko erosi tanah, instabilitas lahan, dan potensi bencana banjir di wilayah sekitarnya, terutama saat musim hujan.

​ Sejumlah aktivitas penambangan di Kabupaten Pekalongan, termasuk galian C, di masa lalu pernah disoroti karena dugaan ilegal atau tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang sah, sebagaimana ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

​Masyarakat menuntut agar pihak berwenang, termasuk Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan aparat penegak hukum kepolisian polres Pekalongan Polda Jateng, segera melakukan peninjauan dan investigasi mendalam terhadap proyek penambangan di Kajen Jangan Terkesan melakukan pembiaran dan Tutup mata .

​”Kami meminta agar izin dan dampak lingkungan dari proyek Penambangan ini diaudit secara transparan. Jika terbukti merusak lingkungan dan beroperasi tanpa izin yang sesuai, harus ada penindakan tegas dan kewajiban reklamasi,” ujar seorang pegiat lingkungan setempat yang enggan disebutkan namanya.

​Isu penambangan, khususnya galian C ilegal, memang menjadi persoalan yang berulang di wilayah Pekalongan dan sekitarnya. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) juga sering menyoroti perusahaan tambang yang mangkir dari kewajiban reklamasi setelah selesai mengeruk kekayaan alam.

​Pihak terkait di Pekalongan Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait kecaman yang terlihat di satelit dan dugaan kerusakan lingkungan ini.

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur
407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot
TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang
Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi
Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan
Kangen Band Mendadak Dinyatakan Bubar, Dodhy Singgung Kezaliman Internal, Andika Mengaku Bingung
SPBN Bulu Jepara Disorot Nelayan, Penyaluran Solar Subsidi Diduga Dimonopoli Mafia BBM
Sidang Gardu Induk Jepara Memanas, Majelis Hakim Pertanyakan Data PLN dan Status Tanah
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:49 WIB

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur

Selasa, 22 September 2026 - 02:24 WIB

407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 10:44 WIB

TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang

Sabtu, 19 September 2026 - 07:23 WIB

Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi

Sabtu, 19 September 2026 - 02:40 WIB

Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan

Berita Terbaru