Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Ruang DPUPR dan Rumah Kerabat Disegel

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trending Jateng | Mengulas Tuntas, Akurat Membahas

PEMALANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Selasa (28/7/2026) malam. Dalam operasi tersebut, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diamankan bersama sejumlah pihak yang kini masih menjalani pemeriksaan intensif di KPK.

Kabar penangkapan itu dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.

“Benar, KPK menangkap tangan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Sementara itu belum diketahui identitas lain dari pihak-pihak yang ikut tertangkap,” ujar Fitroh.

Usai OTT, tim penyidik KPK bergerak melakukan penggeledahan dan penyegelan di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan perkara. Salah satunya Ruang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pemalang yang dipasangi stiker segel KPK.

Tak hanya itu, dua rumah pribadi yang diduga milik kerabat dekat Bupati di kawasan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, juga turut disegel sebagai bagian dari rangkaian proses penyidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, KPK belum mengungkap konstruksi perkara, nilai barang bukti yang diamankan, maupun identitas seluruh pihak yang ikut terjaring dalam operasi tersebut. Penyidik masih memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sesuai ketentuan KUHAP.

Penangkapan Anom Widiyantoro kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, Kabupaten Pemalang sebelumnya juga pernah diguncang kasus korupsi yang menyeret Bupati periode sebelumnya, Mukti Agung Wibowo, dalam OTT KPK pada Agustus 2022 terkait dugaan suap jual beli jabatan serta fee proyek pengadaan barang dan jasa.

Ironisnya, sebelum OTT kali ini, Pemerintah Kabupaten Pemalang diketahui sempat mengikuti rapat koordinasi pencegahan korupsi bersama KPK. Dalam forum tersebut, KPK mengingatkan tiga sektor yang paling rawan terjadi praktik korupsi, yakni penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa (PBJ), serta manajemen sumber daya manusia yang berpotensi memunculkan praktik jual beli jabatan.

Publik kini menanti konferensi pers resmi KPK yang akan menjelaskan secara lengkap konstruksi perkara, barang bukti, serta penetapan status hukum terhadap para pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut.

Trending Jateng akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru berdasarkan keterangan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti
Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Pemerasan, Karyawan Mall 23 POJ City Semarang Tempuh Jalur Hukum
Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat
Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?
Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya
Oknum Polisi Perbantuan di KPK Terseret Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Wanita Muda di Semarang Diduga Dianiaya di Rumah Sendiri, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Polsek Jepara Kota Diduga Lakukan Pembiaran dan Abaikan Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM Pertalite
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Disorot Warga, Hasil Uji DLH Dinanti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Pemerasan, Karyawan Mall 23 POJ City Semarang Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Paket, Pengamanan Langsung Diperketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:30 WIB

Rumah dan Kamar Berantakan Menurut Feng Shui: Benarkah Bisa Menghambat Rezeki dan Keharmonisan?

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:13 WIB

Calon Taruna Asal Papua Barat Meninggal Dunia Setelah Terjatuh di Gedung Hoegeng Akpol Semarang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru