Dugaan Penggunaan TKA Wanita di Karaoke Space KTV Disorot, Publik Dorong Pemeriksaan Imigrasi dan Unit PPA-PPO Lakukan Sidak

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG — Dugaan penggunaan tenaga kerja asing (TKA) wanita sebagai Ladies Companion (LC) atau pemandu lagu di Karaoke Space KTV yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, sebelum Pasar Karang Ayu, Kecamatan Semarang Barat, menjadi sorotan publik. Informasi tersebut memunculkan desakan agar instansi berwenang segera melakukan pemeriksaan guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan keimigrasian dan ketenagakerjaan.

Sejumlah warga dan elemen masyarakat meminta Direktorat Jenderal Imigrasi melalui fungsi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) melakukan pengecekan terhadap status keimigrasian serta legalitas izin tinggal dan izin kerja para pekerja asing yang diduga bekerja di lokasi tersebut. Pemeriksaan dinilai penting untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan izin tinggal maupun pelanggaran ketentuan yang berlaku.

Saat dikonfirmasi, Kasat PPA & PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, S.I.K., M.H., membenarkan adanya laporan yang masuk dari masyarakat.

​”Membenarkan ada aduan (Dumas) perihal dugaan tersebut dari elemen masyarakat,” tegas Kompol Ni Made Sriniti saat dikonfirmasi.

Selain itu, masyarakat juga berharap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Kepolisian turut melakukan pendalaman apabila ditemukan indikasi adanya eksploitasi terhadap pekerja atau dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Namun demikian, hingga saat ini belum ada informasi resmi yang menyatakan adanya unsur TPPO dalam kasus tersebut.

Sejumlah pihak juga mendorong dilakukannya inspeksi lapangan untuk memverifikasi identitas seluruh pekerja asing beserta kelengkapan dokumen keimigrasian dan ketenagakerjaan. Apabila nantinya ditemukan pelanggaran, masyarakat berharap penegakan hukum dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, baik berupa sanksi administratif maupun proses hukum apabila ditemukan unsur pidana.

Di sisi lain, masyarakat juga meminta pengawasan terhadap tempat hiburan malam di wilayah Semarang Barat diperkuat sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan izin tinggal maupun pelanggaran ketenagakerjaan yang melibatkan warga negara asing.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Space KTV belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggunaan TKA wanita sebagai pemandu lagu maupun mengenai legalitas dokumen para pekerja yang dimaksud. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak manajemen, Direktorat Jenderal Imigrasi, serta kepolisian untuk memastikan informasi tersebut.

Berita ini disusun berdasarkan informasi mengenai adanya dugaan yang berkembang di masyarakat.

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur
407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot
TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang
Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi
Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan
Kangen Band Mendadak Dinyatakan Bubar, Dodhy Singgung Kezaliman Internal, Andika Mengaku Bingung
SPBN Bulu Jepara Disorot Nelayan, Penyaluran Solar Subsidi Diduga Dimonopoli Mafia BBM
Sidang Gardu Induk Jepara Memanas, Majelis Hakim Pertanyakan Data PLN dan Status Tanah
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:49 WIB

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur

Selasa, 22 September 2026 - 02:24 WIB

407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 10:44 WIB

TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang

Sabtu, 19 September 2026 - 07:23 WIB

Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi

Sabtu, 19 September 2026 - 02:40 WIB

Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan

Berita Terbaru