SEMARANG – Gerak cepat Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang akhirnya membuahkan hasil. Seorang pria berinisial AW, yang diduga sebagai pelaku pembacokan terhadap pemuda berinisial CTR (20) di kawasan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, berhasil diringkus pada Selasa (21/7/2026) siang.
Pelaku diamankan sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan Jalan Petek, Semarang Utara. Saat digelandang ke Mapolrestabes Semarang, tangan AW terlihat diikat menggunakan kabel ties dengan pengawalan ketat dari petugas.
Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni sebilah celurit yang diduga digunakan saat beraksi, satu unit telepon genggam Vivo Y22 milik korban, serta sepeda motor Honda Revo Fit bernomor polisi H 5432 ID yang diduga dipakai pelaku.
Plt Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Johan Widodo, menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan setelah penyelidikan intensif yang dilakukan Unit Resmob.
“Pelaku perkara pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah Dadapsari telah berhasil diamankan. Saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Polisi juga masih mendalami keterlibatan seorang pria lain yang saat kejadian diduga berboncengan bersama pelaku.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga motif aksi tersebut adalah pencurian telepon genggam korban. Pelaku dan korban diketahui tidak memiliki hubungan maupun saling mengenal.
“Handphone hasil kejahatan rencananya akan dijual kepada pihak ketiga. Namun sebelum sempat dijual, pelaku berhasil kami tangkap,” jelas Johan.
Sebelumnya, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Korban yang hendak keluar rumah untuk membeli minuman didatangi dua orang tak dikenal yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Salah seorang pelaku kemudian turun sambil membawa celurit.
Menurut keterangan keluarga korban, pelaku sempat mencoba menyerang teman korban, namun gagal. Pelaku kemudian mengayunkan celurit ke arah CTR hingga mengenai bagian telinga kiri korban.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius dengan kondisi telinga kiri hampir putus dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Keberhasilan penangkapan ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena berlangsung kurang dari 12 jam setelah kejadian viral di media sosial. Meski demikian, penyidik masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang turut terlibat.
Trending Jateng akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga proses hukum terhadap para pelaku tuntas.
Penulis : Agung
Editor : Redaksi











