KLATEN, 24 Januari 2026– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mengambil langkah berani untuk mengakhiri polemik bantuan sosial (bansos) yang kerap tidak tepat sasaran. Melalui terobosan Pra-Musyawarah Desa (Musdes) Serentak, validasi data kemiskinan kini akan ditarik mundur hingga ke tingkat paling bawah, yakni RT/RW.
Program yang akan dimulai pada awal Februari 2026 ini menggunakan sistem penyaringan berlapis. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, data dari Dinas Sosial tidak langsung diputuskan di tingkat desa, melainkan harus melewati dua gerbang verifikasi:
Filter Pertama (Tingkat RT/RW): Data awal dibawa ke forum musyawarah warga. Di sini, warga dan pengurus lingkungan akan memverifikasi secara langsung siapa yang layak dan tidak layak berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Filter Kedua (Musdes): Hasil verifikasi warga di tingkat RT/RW disidangkan kembali dalam forum Musdes untuk mendapatkan pengesahan resmi.
“Ini adalah upaya kita untuk meminimalisir adanya penerima yang tidak layak. Suara dari tingkat RT/RW adalah potret paling riil di lapangan,” tegas Bupati Klaten dalam keterangannya.
Untuk menjamin integritas, Bupati juga menginstruksikan pendampingan ketat saat operator desa melakukan input data ke dalam sistem. Langkah ini diambil guna menutup celah subjektivitas atau kepentingan pribadi oknum tertentu yang kerap menyisipkan nama-nama yang tidak kompeten sebagai penerima bantuan.
Pemkab Klaten menargetkan seluruh proses validasi rampung pada Juni 2026, sehingga distribusi bantuan di sisa tahun tersebut berjalan dengan akurasi 100%.
Kepala Dinsos P3APPKB Klaten menambahkan, evaluasi ini akan menggunakan basis data bansos triwulan keempat tahun 2025. Namun, sistem ini bersifat dinamis dan terbuka.
Masyarakat yang merasa memenuhi kriteria tetapi belum tercatat, diberikan ruang untuk:
Mengusulkan diri secara langsung saat rapat di tingkat RT/RW.
Menggunakan fitur Cek Bansos secara mandiri untuk mendaftarkan nama mereka.
“Kita buka ruang seluas-luasnya. Jika ada yang layak tapi terlewat, silakan diusulkan agar keadilan sosial benar-benar dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.
Penulis : Agung
Editor : Redaksi











