Skandal Dana RT 25 Juta di Krobokan: Muncul Nota Siluman, Oknum Ketua RT Diduga Tilap Anggaran!

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRENDING JATENG

SEMARANG – Program unggulan bantuan dana Rp25 juta per RT dari Pemerintah Kota Semarang kini tengah dihantam isu miring. Polemik memanas di wilayah RT 03 RW 09, Dworowati 4, Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, setelah warga membongkar dugaan praktik “laporan siluman” yang menyeret oknum Ketua RT berinisial TS.

Warga mencium adanya ketidakberesan dalam pengelolaan anggaran pembangunan lingkungan tersebut. Selain dugaan penggunaan dana untuk kepentingan pribadi, warga juga menemukan bukti nyata berupa fasilitas lingkungan yang terbengkalai meski dana telah dicairkan hampir sepenuhnya.

Rincian Dana Cair, Fasilitas Kampung “Mati”

Berdasarkan dokumen yang beredar, total dana bantuan sebesar Rp25.000.000 telah dicairkan dalam tiga tahap selama tahun 2025:

* Agustus 2025: Rp13.375.000

* September 2025: Rp4.250.000

* November 2025: Rp6.675.000

* Sisa Saldo: Hanya tersisa Rp700.000 di Bank Jateng.

Meski dana senilai Rp24,3 juta telah ditarik, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik. Warga mengeluhkan banyaknya lampu jalan kampung yang mati dan gelap gulita di malam hari. Selain itu, janji pengadaan tong sampah bagi warga hingga kini hanya menjadi wacana tanpa realisasi fisik.

Kejanggalan semakin kuat saat warga meninjau berkas Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). Ditemukan sejumlah nota belanja dari toko berbeda namun memiliki corak tulisan tangan yang identik, memicu dugaan rekayasa laporan.

Lebih lanjut, aturan tata kelola organisasi diduga ditabrak oleh oknum TS. Dana yang seharusnya dikelola oleh Bendahara RT justru diminta secara paksa untuk dikuasai sendiri. Bahkan, sekretaris RT kabarnya akan diganti secara sepihak hanya karena dianggap tidak sejalan dengan kemauan sang ketua.

“Uang itu hak warga. Katanya mau buat lampu jalan dan tong sampah, tapi nyatanya gelap semua. Laporannya seperti siluman, barangnya fiktif, tapi uangnya habis. Kami sudah tidak percaya lagi,” tegas salah satu warga dengan nada kecewa.

Buntut dari keresahan ini, warga RT 03 RW 09 melayangkan tuntutan keras agar segera diadakan pemilihan Ketua RT baru. Warga mendesak pihak Kelurahan Krobokan dan Kecamatan Semarang Barat untuk melakukan audit transparan guna menyelamatkan program Walikota Semarang dari praktik oknum yang merugikan lingkungan.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu itikad baik dan pertanggungjawaban terbuka dari oknum TS terkait raibnya anggaran puluhan juta rupiah tersebut.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0705/Magelang Bantah Tuduhan Intimidasi Warga dalam Kasus Penolakan Tambang Sambeng
Diduga Jadi Lokasi Penimbunan Solar Ilegal, Gudang di Pegandon Kendal Luput dari Pantauan Aparat?
Mantan Wakil Presiden RI ke-6 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun
Warga Tegalrejo Bawen Resah, Aktivitas Galian Diduga Tak Berizin Beroperasi di Zona Hijau
Polres Brebes Siap Jadi Pusat “Valet and Ride” Polda Jateng, Solusi Mudik Aman Idul Fitri 1447 H
Dugaan Galian C Ilegal di Klaten, Kapolres: Aduan Diterima Secara Transparan
Penusuk Advokat Bastian Sori Tertangkap di Semarang, 127 Pengacara KAI Bersatu
Kasus Pelecehan di Brebes Memanas: Korban LR Diteror Pelaku Lewat FB, Tantang Laporan Tak Akan Jalan Karena “Tak Punya Uang”
Berita ini 1,417 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 13:59 WIB

Kodim 0705/Magelang Bantah Tuduhan Intimidasi Warga dalam Kasus Penolakan Tambang Sambeng

Senin, 2 Maret 2026 - 07:49 WIB

Diduga Jadi Lokasi Penimbunan Solar Ilegal, Gudang di Pegandon Kendal Luput dari Pantauan Aparat?

Senin, 2 Maret 2026 - 02:47 WIB

Mantan Wakil Presiden RI ke-6 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun

Minggu, 1 Maret 2026 - 05:51 WIB

Warga Tegalrejo Bawen Resah, Aktivitas Galian Diduga Tak Berizin Beroperasi di Zona Hijau

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:50 WIB

Dugaan Galian C Ilegal di Klaten, Kapolres: Aduan Diterima Secara Transparan

Berita Terbaru