SEMARANG – Menjelang malam pergantian tahun, Polrestabes Semarang mengeluarkan imbauan resmi bagi seluruh warga Kota Semarang agar merayakan momen tersebut dengan sederhana dan penuh makna. Langkah ini diambil guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Untuk mengawal keamanan di berbagai wilayah, Polrestabes Semarang menyiagakan sebanyak 1.148 personel. Penjagaan ketat akan dilakukan di berbagai titik strategis yang diprediksi menjadi pusat keramaian.
“Personel dalam Surat Perintah KRYD disebar di pusat keramaian, ruas jalan utama, serta lokasi potensial lainnya. Tujuannya agar rangkaian kegiatan masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar,” jelas Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setyo Budi, Selasa (31/12/2025).
Senada dengan kebijakan Polda Jawa Tengah, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menekankan bahwa pergantian tahun seharusnya menjadi momentum untuk refleksi diri atas apa yang telah dilalui selama satu tahun terakhir.
“Perayaan tahun baru merupakan momen refleksi dan harapan, yang sebaiknya diisi dengan kegiatan positif dan bernilai,” ujar Kombes Pol Artanto.
Demi menjaga keselamatan bersama, pihak kepolisian secara tegas mengimbau masyarakat untuk:
* Tidak merayakan secara berlebihan.
* Tidak menyalakan kembang api maupun petasan, karena berisiko memicu bahaya kebakaran serta gangguan ketertiban umum.
* Mengutamakan keselamatan di jalan raya dan tempat-tempat umum.
Dengan kesiagaan ribuan personel ini, diharapkan warga Kota Semarang dapat menyongsong tahun baru 2026 dengan aman, damai, dan penuh semangat positif.
Penulis : Agung
Editor : Redaksi











