Penganiayaan di RPH Penggaron, Hani Mengaku Dicekik hingga Pingsan, Pimpinan Redaksi Desak Polisi Segera Tangkap FRZ

- Penulis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG — Dugaan penganiayaan terjadi di Rumah Potong Hewan (RPH) Penggaron, Semarang, Jawa Tengah, Jumat malam, 14 Agustus 2026. Seorang pria bernama Hani, anggota Media Trending Jateng sekaligus pekerja di RPH Penggaron, mengaku menjadi korban dugaan kekerasan setelah terlibat cekcok dengan seorang pria berinisial FRZ.

Menurut keterangan Hani, peristiwa bermula ketika FRZ menegur dirinya terkait sapi yang sedang dirawat dan ditempatkan di salah satu kandang RPH. Teguran tersebut kemudian berkembang menjadi cekcok.

Situasi disebut semakin memanas. Hani mengaku dirinya kemudian mengalami kekerasan fisik berupa cekikan dan dibenturkan ke tanah hingga kehilangan kesadaran.

Setelah siuman, Hani kemudian mendapatkan pemeriksaan medis di RS Pelita, Mranggen, Kabupaten Demak. Hani disebut menjalani rawat inap untuk mendapatkan perawatan medis.

Atas kejadian tersebut, Hani memilih menempuh jalur hukum dan telah melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polsek Pedurungan.

Pimpinan Redaksi Trending Jateng Buka Suara

Pimpinan Redaksi Media Trending Jateng, Agung Santoso, mengecam keras dugaan kekerasan yang dialami Hani.

Agung meminta aparat kepolisian segera mengusut laporan tersebut secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang ada.

“Saya mengecam keras dugaan penganiayaan yang dialami Hani, anggota Media Trending Jateng sekaligus pekerja di RPH Penggaron. Jika benar Hani mengalami kekerasan hingga kehilangan kesadaran dan harus mendapatkan perawatan medis, maka persoalan ini tidak boleh dianggap sebagai sekadar cekcok biasa,” ujar Agung.

Menurut Agung, siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana harus diproses sesuai hukum.

“Kami meminta Polsek Pedurungan segera mengusut laporan tersebut secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang ada. Kami juga mendorong agar siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana harus diproses sesuai hukum, tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Meski demikian, Agung menegaskan pihaknya tetap menghormati asas praduga tak bersalah dan meminta seluruh proses diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Agung menambahkan, sebagai pimpinan redaksi, dirinya akan mendukung Hani untuk memperjuangkan Keadilan anggota nya melalui jalur hukum.

“Sebagai pimpinan redaksi, saya akan berdiri bersama anggota kami dalam memperjuangkan haknya melalui jalur hukum. Kami berharap kasus ini menjadi perhatian serius dan Segera menangkap FRZ jika Terbukti . Hukum harus hadir memberikan rasa keadilan bagi korban maupun semua pihak yang terlibat,” pungkas Agung.

Informasi yang beredar menyebut FRZ merupakan salah satu pelaku usaha daging sapi yang beraktivitas di kawasan Penggaron dan Pasar Karangayu lantai dua.

Polisi diharapkan dapat memeriksa seluruh pihak, saksi, serta bukti pendukung untuk mengungkap secara terang peristiwa yang sebenarnya.

Penulis : Dian

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswi UNTAG Semarang Krista Vebria Wakili Jawa Tengah di Miss Indonesia 2026
Parkiran Rumah Sakit Jadi Sasaran? Aksi DC “Gosok Noken” di RSWN Semarang Terekam Kamera!
Kombes Pol Erlin Tang Jaya Ditunjuk Jadi Kapolrestabes Semarang, Pimpinan Redaksi Trending Jateng Sampaikan Selamat Datang
Ironi Pendidikan di Grobogan! SDN Pojok Kecil Terisolasi di Tengah Hutan, Jalan Rusak, Internet Lumpuh, Guru Minim
VIRAL!! PERMINTAAN UANG DI POLRES PEKALONGAN KABUPATEN MENJADI PERHATIAN PUBLIK, ADA APA SEBENARNYA?
Diduga Cekik Istri, Pemilik Yayasan Al-Barokah Dilaporkan ke Polda Jateng
SP3 Dipertanyakan, Nomor Wartawan Diduga Diblokir Oleh Penyidik Polda Jateng: Mengapa Ruang Konfirmasi Ditutup?
Empati BBWS Hilang Bersama Nyawa Kedua Korban di Proyek Penanggulangan Pengerukan Sedimentasi BKB
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Mahasiswi UNTAG Semarang Krista Vebria Wakili Jawa Tengah di Miss Indonesia 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Parkiran Rumah Sakit Jadi Sasaran? Aksi DC “Gosok Noken” di RSWN Semarang Terekam Kamera!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:10 WIB

Kombes Pol Erlin Tang Jaya Ditunjuk Jadi Kapolrestabes Semarang, Pimpinan Redaksi Trending Jateng Sampaikan Selamat Datang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:55 WIB

Ironi Pendidikan di Grobogan! SDN Pojok Kecil Terisolasi di Tengah Hutan, Jalan Rusak, Internet Lumpuh, Guru Minim

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 02:12 WIB

VIRAL!! PERMINTAAN UANG DI POLRES PEKALONGAN KABUPATEN MENJADI PERHATIAN PUBLIK, ADA APA SEBENARNYA?

Berita Terbaru