KORBAN PENGEROYOKAN DAN PEMBACOKAN DI SEMARANG UTARA ALAMI EMPAT LUKA SAYAT, POLISI BURU PELAKU

- Penulis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG — Aksi pengeroyokan disertai pembacokan terjadi di kawasan Jalan Brotojoyo Barat, Semarang Utara, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Seorang korban berinisial SMN mengalami empat luka sayatan setelah diduga diserang sekelompok orang bersenjata tajam saat sedang nongkrong di samping SMK Negeri 10 Semarang.

Kanit Reskrim Polsek Semarang Utara, AKP Bina Ciptantyo, S.H., mendatangi korban untuk memastikan kondisinya sekaligus menggali keterangan awal terkait peristiwa tersebut. Kedatangannya turut didampingi personel piket fungsi SPKT Polsek Semarang Utara.

Berdasarkan keterangan AKP Bina Ciptantyo, kejadian bermula saat SMN sedang nongkrong di samping SMK Negeri 10 Semarang, tepatnya di Jalan Brotojoyo Barat. Tiba-tiba, sekelompok orang yang membawa senjata tajam mendatangi lokasi dan melakukan penyerangan terhadap korban.

Akibat kejadian itu, SMN mengalami empat luka sayatan dan mendapatkan perawatan medis di RS Panti Wilasa Citarum.

AKP Bina Ciptantyo menjelaskan, hingga saat ini korban belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan. Polisi masih melakukan penyelidikan awal sembari menunggu kondisi korban membaik agar keterangannya dapat membantu melengkapi pengungkapan kronologi kejadian.

Polisi Koordinasi dengan Resmob Polrestabes Semarang

Polsek Semarang Utara telah melakukan penyelidikan atas kasus pengeroyokan dan pembacokan tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan Tim Resmob Polrestabes Semarang untuk mengungkap motif penyerangan sekaligus mengidentifikasi para pelaku.

Meski korban belum dapat dimintai keterangan, penyelidikan tetap berjalan. Polisi berupaya mengumpulkan informasi dan bukti yang diperlukan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

Keluarga Besar Apresiasi Gerak Cepat Polisi

Keluarga besar korban SMN menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Semarang Utara atas respons cepat dalam menangani kasus tersebut.

Kehadiran Kanit Reskrim AKP Bina Ciptantyo bersama personel piket fungsi SPKT untuk menemui korban mendapat respons positif dari pihak keluarga. Mereka mengapresiasi perhatian kepolisian terhadap kondisi korban serta langkah awal yang dilakukan untuk mengungkap perkara.

Keluarga berharap upaya tersebut terus berlanjut hingga para pelaku berhasil diidentifikasi dan ditangkap. Mereka juga meminta agar kasus ini diusut secara tuntas sehingga seluruh pihak yang terbukti terlibat dapat diproses sesuai ketentuan hukum.

Ayah Korban Berharap Keadilan

Kusmanto, ayah korban SMN, berharap kasus yang menimpa anaknya segera terungkap. Ia menginginkan keadilan bagi anaknya dan berharap para pelaku segera ditangkap serta mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku.

Bagi keluarga, pengungkapan kasus ini menjadi hal penting agar pihak yang bertanggung jawab dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya dan kejadian serupa tidak kembali terulang di wilayah Semarang Utara.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri motif penyerangan dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat. Keluarga berharap koordinasi Polsek Semarang Utara dengan Tim Resmob Polrestabes Semarang dapat segera membuahkan hasil.

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dekan FH Untag Semarang tanggapi OTT KPK di BNPB: Hukum Administrasi Negara Harus Jadi “Pisau Pembenah”
Mahasiswi UNTAG Semarang Krista Vebria Wakili Jawa Tengah di Miss Indonesia 2026
Parkiran Rumah Sakit Jadi Sasaran? Aksi DC “Gosok Noken” di RSWN Semarang Terekam Kamera!
Kombes Pol Erlin Tang Jaya Ditunjuk Jadi Kapolrestabes Semarang, Pimpinan Redaksi Trending Jateng Sampaikan Selamat Datang
Ironi Pendidikan di Grobogan! SDN Pojok Kecil Terisolasi di Tengah Hutan, Jalan Rusak, Internet Lumpuh, Guru Minim
VIRAL!! PERMINTAAN UANG DI POLRES PEKALONGAN KABUPATEN MENJADI PERHATIAN PUBLIK, ADA APA SEBENARNYA?
Diduga Cekik Istri, Pemilik Yayasan Al-Barokah Dilaporkan ke Polda Jateng
SP3 Dipertanyakan, Nomor Wartawan Diduga Diblokir Oleh Penyidik Polda Jateng: Mengapa Ruang Konfirmasi Ditutup?
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:59 WIB

KORBAN PENGEROYOKAN DAN PEMBACOKAN DI SEMARANG UTARA ALAMI EMPAT LUKA SAYAT, POLISI BURU PELAKU

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:45 WIB

Dekan FH Untag Semarang tanggapi OTT KPK di BNPB: Hukum Administrasi Negara Harus Jadi “Pisau Pembenah”

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Mahasiswi UNTAG Semarang Krista Vebria Wakili Jawa Tengah di Miss Indonesia 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Parkiran Rumah Sakit Jadi Sasaran? Aksi DC “Gosok Noken” di RSWN Semarang Terekam Kamera!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:10 WIB

Kombes Pol Erlin Tang Jaya Ditunjuk Jadi Kapolrestabes Semarang, Pimpinan Redaksi Trending Jateng Sampaikan Selamat Datang

Berita Terbaru