Penjualan Miras Oplosan di Samping Terminal Boja Disorot, Warga Minta Aparat Bertindak

- Penulis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJA,KENDAL — Aktivitas penjualan minuman keras (miras) oplosan di sebuah rumah di samping Terminal Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menjadi sorotan. Warga meminta aparat terkait segera turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut sekaligus menelusuri legalitas kegiatan yang diduga berlangsung di lokasi itu.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, lokasi tersebut disebut-sebut digunakan untuk menjual miras oplosan oleh seseorang bernama Prapto. Namun, dugaan tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui pemeriksaan langsung oleh pihak berwenang.

Warga mendesak Polsek Boja dan Polres Kendal agar tidak mengabaikan laporan tersebut. Pemeriksaan lapangan dinilai penting untuk memastikan jenis minuman yang dijual, status perizinan usaha, serta ada tidaknya pelanggaran terhadap ketentuan hukum yang berlaku.

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Peredaran minuman oplosan berpotensi menimbulkan bahaya serius bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat apabila kandungan serta proses pembuatannya tidak terjamin.

Karena itu, warga meminta agar penanganan dilakukan secara serius sebelum muncul korban. Apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, aparat diharapkan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan hukum, termasuk penutupan permanen apabila memenuhi dasar hukum yang berlaku.

Selain kepolisian, instansi pemerintah yang memiliki kewenangan dalam pengawasan perizinan dan penegakan peraturan daerah juga diharapkan melakukan pemeriksaan sesuai tugas masing-masing.

Hingga berita ini disusun, dugaan aktivitas penjualan miras oplosan tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun klarifikasi dari pihak yang disebut dalam informasi tersebut.

Redaksi Trending Jateng.com menegaskan bahwa pemberitaan ini merupakan informasi awal, sementara itu aparat berwenang diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka agar persoalan ini tidak berkembang menjadi keresahan di tengah masyarakat.

Penulis : Heri

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KORBAN PENGEROYOKAN DAN PEMBACOKAN DI SEMARANG UTARA ALAMI EMPAT LUKA SAYAT, POLISI BURU PELAKU
Dekan FH Untag Semarang tanggapi OTT KPK di BNPB: Hukum Administrasi Negara Harus Jadi “Pisau Pembenah”
Mahasiswi UNTAG Semarang Krista Vebria Wakili Jawa Tengah di Miss Indonesia 2026
Parkiran Rumah Sakit Jadi Sasaran? Aksi DC “Gosok Noken” di RSWN Semarang Terekam Kamera!
Kombes Pol Erlin Tang Jaya Ditunjuk Jadi Kapolrestabes Semarang, Pimpinan Redaksi Trending Jateng Sampaikan Selamat Datang
Ironi Pendidikan di Grobogan! SDN Pojok Kecil Terisolasi di Tengah Hutan, Jalan Rusak, Internet Lumpuh, Guru Minim
VIRAL!! PERMINTAAN UANG DI POLRES PEKALONGAN KABUPATEN MENJADI PERHATIAN PUBLIK, ADA APA SEBENARNYA?
Diduga Cekik Istri, Pemilik Yayasan Al-Barokah Dilaporkan ke Polda Jateng
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:32 WIB

Penjualan Miras Oplosan di Samping Terminal Boja Disorot, Warga Minta Aparat Bertindak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:59 WIB

KORBAN PENGEROYOKAN DAN PEMBACOKAN DI SEMARANG UTARA ALAMI EMPAT LUKA SAYAT, POLISI BURU PELAKU

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:45 WIB

Dekan FH Untag Semarang tanggapi OTT KPK di BNPB: Hukum Administrasi Negara Harus Jadi “Pisau Pembenah”

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Mahasiswi UNTAG Semarang Krista Vebria Wakili Jawa Tengah di Miss Indonesia 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Parkiran Rumah Sakit Jadi Sasaran? Aksi DC “Gosok Noken” di RSWN Semarang Terekam Kamera!

Berita Terbaru