Kangen Band Mendadak Dinyatakan Bubar, Dodhy Singgung Kezaliman Internal, Andika Mengaku Bingung

- Penulis

Minggu, 13 September 2026 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, 13 September 2026 — Kabar mengejutkan datang dari Kangen Band. Grup musik yang dikenal lewat sejumlah lagu hits tersebut mendadak dinyatakan bubar oleh gitaris sekaligus salah satu pendirinya, Dodhy Hardiyanto.

Pernyataan itu disampaikan Dodhy melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (12/9/2026). Dalam unggahannya, Dodhy menyebut keputusan tersebut diambil setelah dirinya memendam persoalan yang disebutnya sebagai bentuk “kezoliman” di dalam Kangen Band.

“Bismillah saya dengan sadar menyatakan Kangen Band bubar dikarenakan ada kezoliman di dalamnya,” demikian pernyataan Dodhy sebagaimana dikutip dari pemberitaan detikcom.

Dodhy juga menyebut dirinya sebagai owner dan founder Kangen Band. Ia mengaku telah lama menyimpan rasa sakit terkait persoalan yang terjadi.

Selain menyatakan pembubaran, Dodhy memberikan peringatan kepada personel maupun pihak event organizer (EO) terkait penggunaan lagu-lagu ciptaannya.

Ia melarang anggota maupun mantan anggota Kangen Band membawakan lagu-lagu ciptaannya.

Pernyataan tersebut sontak mengejutkan, terutama karena tidak semua personel Kangen Band ternyata mengetahui adanya keputusan tersebut.

Vokalis Kangen Band, Andika Mahesa, mengaku justru mengetahui kabar pembubaran melalui unggahan Dodhy di media sosial.

Andika mengatakan dirinya belum mengetahui secara pasti persoalan yang menjadi alasan Dodhy menyatakan Kangen Band bubar.

“Kalau gua sih belum tahu maksudnya. Nunggu aja nanti apa dari pihak manajemen, pihak-pihak terkait,” kata Andika saat dihubungi awak media, Sabtu (12/9/2026).

Andika juga mengatakan dirinya akan bertemu dengan personel Kangen Band lainnya untuk membicarakan persoalan tersebut.

“Harus ketemu personel yang lain. Besok kita ketemuan sama anak-anak Kangen Band, gua terbang ke Jakarta, harus duduk bareng,” ujarnya.

Menurut Andika, dirinya tidak ingin mengambil kesimpulan secara sepihak sebelum mendengar penjelasan dari seluruh pihak yang terlibat.

Ia juga mengaku belum memahami maksud pernyataan Dodhy mengenai “kezoliman” maupun persoalan internal yang disebut menjadi latar belakang pembubaran.

“Makanya gua harus ketemu mereka, seperti apa. Mereka kan tahu,” kata Andika.

Yang membuat situasi semakin mengejutkan, Andika dan personel Kangen Band disebut masih sempat tampil bersama di Hong Kong sekitar empat hari sebelum pernyataan pembubaran tersebut muncul.

Karena itu, status Kangen Band setelah pernyataan Dodhy tersebut masih menjadi perhatian. Di satu sisi, Dodhy telah menyatakan band bubar melalui akun media sosialnya. Namun di sisi lain, Andika mengaku belum mengetahui adanya keputusan tersebut secara langsung dan masih menunggu pembicaraan bersama seluruh personel serta manajemen.

Dengan demikian, persoalan internal Kangen Band belum sepenuhnya terungkap ke publik. Penjelasan lebih lanjut dari Dodhy, Andika, personel lainnya, maupun manajemen masih dinantikan untuk mengetahui apakah pembubaran tersebut merupakan keputusan final atau masih akan dibicarakan kembali.

Kabar ini pun menjadi sorotan karena Kangen Band merupakan salah satu grup musik yang telah lama mewarnai industri musik Indonesia, dengan perjalanan panjang sejak dibentuk di Bandar Lampung.

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur
407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot
TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang
Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi
Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan
SPBN Bulu Jepara Disorot Nelayan, Penyaluran Solar Subsidi Diduga Dimonopoli Mafia BBM
Sidang Gardu Induk Jepara Memanas, Majelis Hakim Pertanyakan Data PLN dan Status Tanah
Proyek Selokan di Banyumanik di Protes Warga Diduga Tak Sesuai Spek: Pemkot Semarang Jangan Bungkam!
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:49 WIB

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur

Selasa, 22 September 2026 - 02:24 WIB

407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 10:44 WIB

TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang

Sabtu, 19 September 2026 - 07:23 WIB

Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi

Sabtu, 19 September 2026 - 02:40 WIB

Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan

Berita Terbaru