Hukum Tak Boleh Kalah oleh Pembiaran: Elbeha Barometer Laporkan Polemik Dusun Semilir ke Presiden Prabowo

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA – Ketidakpastian hukum terkait operasional kawasan wisata Dusun Semilir memasuki babak baru. Lembaga independen Elbeha Barometer secara resmi melayangkan pengaduan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait dugaan pembiaran operasional kawasan wisata yang berlokasi di Bawen, Kabupaten Semarang tersebut.

Langkah berani ini diambil setelah persoalan perizinan yang telah berlangsung lama dianggap tidak kunjung menemui titik terang, meski sebelumnya telah menjadi bahasan di tingkat DPRD Kabupaten, Provinsi, hingga penyelidikan pihak kepolisian.

Ketua Umum Elbeha Barometer, G. Sri Hartono, menyatakan bahwa laporan ke Istana ini merupakan respons atas sikap Pemerintah Kabupaten Semarang yang dinilai tidak tegas.

“Persoalan ini tidak pernah diselesaikan secara tuntas dan transparan. Ketidakpastian hukum yang terus berlangsung menciptakan kegelisahan publik. Negara harus hadir agar hukum tidak dikalahkan oleh pembiaran,” tegas Sri Hartono dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).

Dalam surat pengaduan bernomor 0XXI/ELBEHA-BAROMETER/I/2026 tersebut, Elbeha Barometer melampirkan bukti krusial dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang. Berdasarkan keterangan Kabid Cipta Karya, Eko Sigit Prayogo, terungkap bahwa pihak DPU:

* Belum pernah melakukan kajian teknis konstruksi.
* Belum mengeluarkan rekomendasi perizinan untuk sarana villa, hotel, dan wahana permainan di kawasan tersebut.
* Ketiadaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), yang merupakan dokumen wajib demi menjamin keamanan dan kelayakan bangunan sebelum digunakan oleh publik.

Dugaan Pelanggaran Berlapis
Selain masalah bangunan, Elbeha Barometer juga menyoroti indikasi pelanggaran serius lainnya, di antaranya:

* Manipulasi OSS: Dugaan ketidaksesuaian prosedur perizinan melalui sistem Online Single Submission.

* Pelanggaran Tata Ruang: Ketidaksesuaian zonasi wilayah yang berpotensi merusak tata kota.

* Eksploitasi SDA: Dugaan penggunaan air tanah tanpa izin resmi dari Kementerian ESDM.

* Dampak Sosial: Keluhan warga sekitar mengenai dampak lingkungan yang tidak terakomodasi dengan baik.

Mendesak Audit Menyeluruh
Melalui laporan ini, Elbeha Barometer meminta Presiden Prabowo untuk menginstruksikan kementerian terkait guna melakukan audit hukum dan administratif secara menyeluruh. Mereka mendesak agar dilakukan verifikasi lapangan dan penjatuhan sanksi tegas jika terbukti terjadi pelanggaran undang-undang, termasuk UU Cipta Kerja dan UU Penataan Ruang.

“Pengaduan ini adalah bentuk kontrol masyarakat sipil. Kami ingin memastikan bahwa keadilan hukum tegak tanpa ada tarik-menarik kepentingan kekuasaan lokal,” pungkas Sri Hartono.
Editor: Tim Redaksi

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendingjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur
407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot
TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang
Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi
Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan
Kangen Band Mendadak Dinyatakan Bubar, Dodhy Singgung Kezaliman Internal, Andika Mengaku Bingung
SPBN Bulu Jepara Disorot Nelayan, Penyaluran Solar Subsidi Diduga Dimonopoli Mafia BBM
Sidang Gardu Induk Jepara Memanas, Majelis Hakim Pertanyakan Data PLN dan Status Tanah
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:49 WIB

Peduli Akses Warga, PT Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Kali Pancur

Selasa, 22 September 2026 - 02:24 WIB

407 Ton Solar Diamankan di Laut Semarang, Nama SRDMN dan PPT Mulai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 10:44 WIB

TNI AL Amankan SPOB Nurfaiza 03, 407 Ton Solar Diduga Diangkut Tanpa Dokumen di Perairan Semarang

Sabtu, 19 September 2026 - 07:23 WIB

Bau Solar Menyengat Bikin Warga Resah, Rumah di Beringin Ngaliyan Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Subsidi

Sabtu, 19 September 2026 - 02:40 WIB

Negara Jangan Cuma Pandai Berjanji! Aris Sudibyo Soroti Desil Bermasalah, Mawar Kehilangan Hak Pendidikan

Berita Terbaru